Selasa, 19 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Siap Perang dalam Jangka Waktu Lama, IRGC: Senjata Baru Sedang Perjalanan

Iran sepenuhnya siap untuk "perang berkepanjangan" dan siap untuk memperkenalkan persenjataan canggih yang belum pernah digunakan.

Tayang:
Penulis: Rifqah

Ringkasan Berita:
  • Iran sepenuhnya siap untuk "perang berkepanjangan" dan siap untuk memperkenalkan persenjataan canggih yang belum pernah digunakan dalam konflik AS-Israel vs Iran.
  • IRGC menegaskan bahwa musuh-musuh Iran “harus mengharapkan pukulan yang menyakitkan” dalam gelombang serangan baru yang akan datang.
  • Iran kini lebih siap dibandingkan perang 12 hari tahun lalu yang dilancarkan oleh AS dan Israel.

 

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, menyatakan bahwa Iran siap berperang dalam jangka waktu lama dengan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Perang antara AS-Israel dan Iran hingga kini masih terus berlanjut, setidaknya ada 1.230 orang tewas dalam serangan tersebut.

Atas serangan ini, Naeini pun mengatakan Iran sepenuhnya siap untuk "perang berkepanjangan" dan siap untuk memperkenalkan persenjataan canggih yang belum pernah digunakan dalam konflik tersebut.

Dia juga menegaskan bahwa musuh-musuh Iran “harus mengharapkan pukulan yang menyakitkan” dalam gelombang serangan baru yang akan datang.

"Inisiatif dan senjata baru Iran sedang dalam perjalanan. Teknologi-teknologi ini belum diterapkan secara luas," katanya, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (6/3/2026).

Naeini juga mengatakan bahwa Iran kini lebih siap dibandingkan perang 12 hari tahun lalu yang dilancarkan oleh AS dan Israel.

Dia bahkan menggambarkan konfrontasi militer yang sedang berlangsung sebagai "perang suci dan sah".

Sementara Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, sebelumnya juga mengatakan negaranya menutup pintu damai atas serangan yang dilakukan AS maupun Israel. 

Atas dasar itu, Boroujerdi memastikan Iran akan membereskan AS dan Israel di lapangan perang.

“Kali ini Iran akan membereskan pihak musuh di lapangan perang,” kata Boroujerdi dalam acara doa bersama dan penandatanganan petisi Solidaritas Kemanusiaan di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026), dikutip dari Kompas TV.

Boroujerdi menjelaskan, keputusan Iran untuk menyelesaikan konflik dengan AS dan Israel di lapangan perang karena sudah tidak percaya dengan negara tersebut. 

Baca juga: Perang AS–Israel vs Iran dalam Timbangan Moralitas dan Hukum Humaniter

Sebab dalam tiga kali negosiasi yang dilakukan Iran terhadap negara Barat itu, serangan tetap dilakukan.

“Iran sudah tiga kali melakukan negosiasi dan hasilnya Iran tetap diserang,” ucap Boroujerdi.

Boroujerdi juga sempat dikonfirmasi perihal Presiden Prabowo Subianto yang siap menjadi mediator perdamaian bagi Iran dan AS-Israel.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved