Selasa, 12 Mei 2026

Lahir Selisih Menit, Dua Kembar di Inggris Ternyata Beda Ayah

Dua saudari kembar di Inggris baru mengetahui lewat tes DNA bahwa mereka memiliki ayah biologis yang berbeda.

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie
Pexels
KASUS LANGKA - Ilustrasi saudara kembar diambil dari situs bebas royalti Pexels. 
Ringkasan Berita:
  • Dua saudari kembar di Inggris baru mengetahui lewat tes DNA bahwa mereka memiliki ayah biologis yang berbeda.
  • Kondisi langka ini disebut heteropaternal superfecundation dan hanya sekitar 20 kasus tercatat di dunia.
  • Meski terkejut, keduanya menegaskan hubungan mereka sebagai saudari kembar tetap tidak berubah.

TRIBUNNEWS.COM - Dua saudari kembar yang lahir hanya berselang beberapa menit baru mengetahui bertahun-tahun kemudian bahwa ada hal besar yang membedakan mereka — mereka memiliki ayah biologis yang berbeda.

Dilansir PEOPLE, Michelle dan Lavinia Osbourne memiliki ibu yang sama, yang melahirkan mereka saat berusia 19 tahun pada 1976.

"Ibu kami mengalami kekerasan dari ayah tirinya," kata Michelle, 49 tahun, kepada BBC.

"Ibu saya keluar-masuk keluarga asuh dan panti anak sepanjang masa kecilnya."

Saat tumbuh dewasa, keduanya percaya bahwa ayah mereka adalah seorang pria bernama James.

"Tapi dia tidak pernah hadir dalam hidup kami," jelas Michelle.

Pada suatu masa, ketika ibu mereka diterima dalam program universitas di London, Michelle dan Lavinia tinggal bersama seorang “nenek” yang sebenarnya adalah ibu dari sahabat ibu mereka.

Keduanya menggambarkan wanita itu sebagai sosok yang tegas, kurang emosional, dan tidak hangat. Meski begitu, mereka saling mengandalkan satu sama lain untuk melewati masa sulit tersebut.

Saat berusia 10 tahun, mereka pindah menyusul ibu mereka ke London, tetapi kemudian ditempatkan di keluarga asuh.

"Secara fisik dan emosional, ibu kami selalu terasa jauh," kata Lavinia.

Karena penasaran dengan asal-usulnya, saat remaja Lavinia mencari James, pria yang selama ini diyakini sebagai ayah mereka. Lavinia merasa memiliki koneksi dengannya, sementara Michelle justru tidak.

Baca juga: Ingin Punya Anak Kembar, Luna Maya Berencana Program Bayi Tabung hingga Putuskan Hiatus

Pada waktu yang hampir bersamaan, ibu mereka mulai menunjukkan gejala demensia dini.

"Ketika ibu jatuh sakit dan tidak lagi bisa menjawab pertanyaan saya dengan masuk akal, saya melihat foto James," kata Michelle kepada The Guardian.

"Saya sudah lama tidak melihatnya, dan langsung berpikir: kamu sama sekali tidak mirip saya. Tidak ada kemiripan. Saya tidak bisa menerima ini."

Michelle akhirnya membeli tes DNA rumahan karena rasa penasaran.

Namun ketika hasil tes DNA diterima Lavinia pada 14 Februari 2022 — hari yang sama saat ibu mereka meninggal — hasilnya menunjukkan bahwa ia dan Michelle memiliki ayah yang berbeda, yang berarti secara teknis mereka adalah saudari tiri.

"Dia adalah satu-satunya hal yang saya rasa benar-benar milik saya, satu-satunya hal yang saya yakini pasti. Dan ternyata itu tidak benar," kata Lavinia kepada BBC.

"Saya tidak terkejut," tambah Michelle.

"Saya masih kagum hal seperti ini bisa terjadi — sangat aneh, sangat langka — tapi semuanya masuk akal."

Fenomena langka ini dikenal sebagai heteropaternal superfecundation, yaitu kondisi ketika seorang wanita melepaskan lebih dari satu sel telur dalam satu siklus, lalu masing-masing dibuahi oleh pria yang berbeda.

BBC melaporkan bahwa ayah biologis Michelle bukan James, melainkan pria bernama Alex, saudara dari teman ibu mereka.

Lavinia kemudian memutuskan menjalani tes DNA juga.

"Saya hanya ingin kepastian," katanya.

"Saya sempat marah kepada Michelle karena membuat saya melalui semua ini, karena saya tidak ingin menerima kenyataan ini."

Hasil tes berikutnya menunjukkan bahwa James juga bukan ayah Lavinia. Ayah biologis Lavinia ternyata adalah pria bernama Arthur.

Tentang pertemuan pertama mereka, Lavinia mengenang:

"Dia sedikit gugup, tapi punya karakter yang sangat ekspresif — seperti saya. Saya merasa tertarik untuk melakukannya."

"Saya merasa akhirnya menemukan tempat untuk pulang, dan tempat itu adalah bersama ayah saya," tambahnya.

Lavinia mengatakan ia yakin ibu mereka pasti mengetahui atau setidaknya merasakan ada sesuatu yang berbeda terkait fakta bahwa mereka memiliki ayah berbeda.

Michelle juga meyakini ibu mereka sebenarnya tahu, tetapi hidup dalam penyangkalan besar.

Menurut BBC, Michelle dan Lavinia adalah satu-satunya kasus heteropaternal superfecundation yang terdokumentasi di Inggris. Secara global, hanya ada sekitar 20 kasus fenomena langka ini yang pernah tercatat.

"Kami adalah keajaiban," kata Lavinia.

"Kami akan selalu memiliki kedekatan yang tidak bisa dipisahkan."

"Dia tetap saudari kembar saya," tambah Michelle.

"Tidak ada yang bisa mengubah itu."

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved