Minggu, 19 April 2026

WiGo 4G WiMax Meluncur di Empat Kota

Dengan kemampuan itu, pengguna dapat menikmati layanan broadband dengan kecepatan akses yang tinggi untuk streaming video dengan

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat yang berada di empat kota di luar Jawa, yakni Bali, Balikpapan, Batam dan Medan kini bisa menikmati jaringan internet kecepatan tinggi WiGo, teknologi 4G WiMax yang dikembangkan PT Berca.

Dengan kemampuan itu, pengguna dapat menikmati layanan broadband dengan kecepatan akses yang tinggi untuk streaming video dengan kualitas HD atau game online.

Dalam 5 tahun ke depan, sesuai dengan komitmen kepada pemerintah serta lisensi, Berca akan mengembangkan seluruh Sumatera, Kalimantan, Selawesi bagian selatan, Bali, Nusa Tenggara hingga kota kecamatan. Untuk merealisasi target, perusahaan telah menyiapkan dana investasi hingga $ 500 juta dollar yang bersumber dari institusi pembiayaan, vendor dan mitra dengan meraih 2 juta pelangan.

Berbeda dengan jaringan-jaringan internet yang diselenggarakan provider seluler, WiGo murni hanya memberikan layanan data, bukan voice dengan segmen yang dibidik lebih ke segmen ABC.

Hingga saat ini, mereka telah membangun 46 unit BTS di Medan, Batam 19 unit, Balikpapan 26 unit, dan Bali 26 unit.

"Kami memilih keempat kota karena berdasarkan survey yang kami lakukan, mereka membutuhkan layanan internet berkecepatan tinggi meskipun di sana sudah ada pesaing, kecuali di Sumatera Utara yang hanya ada Wigo saja," ungkap Deputy Chief Executive Officer Berca Global Access, Duta Subagio Sarosa kepada Tribunnews, Sabtu (25/2/2012).

Untuk tahap awal ini, Berca tidak menargetkan secara khusus. Mereka hanya menginginkan masyarakat keempat kota mengetahui Wigo sudah hadir di masing-masing kota dengan mengadakan sebuah event. Jadi kita lebih pada pengenalan produk karena internet sama. Jadi harus mencari tahu apa yang membedakan," ungkapnya.

Keinginan Berca untuk bermain di luar Jawa bukannya tanpa alasan. Selama belasan tahun telekomunikasi Pulau Jawa sudah mengalami perkembangan luar biasa sehingga tidak merata di seluruh Indonesia.

"Di luar Jawa broadband susah sehingga menyebabkan data internet tidak merata. Luar Jawa terlupakan dan belum terlayani," jelasnya.

Disamping itu, otonomi daerah, Jawa bukan menjadi satu-satunya daerah dari pendapatan tapi juga mencakup Sumatera, Kalimantan dan sebagainya. Daerah itu biasanya mempunyai daya beli tinggi belum bisa terlayani dengan baik. Berca sendiri telah mendapatkan izin beroperasi 15 Februari 2012 dan melakukan softlaunching 16 Februari lalu.

Berca mendapatkan lisensi untuk mengoperasikan layanan Broadband Wireless Access (BWA) di frekuensi 2.3 GHz, dengan lebar pita sebesar 15 sampai 30 MHz mencakup di 8 zona layanan, yakni Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bagian Selatan, Bali dan Nusa Tenggara sejak tahun 2008. Berca memenangkan lisensi melalui tender e-auction, oleh Direktorat Pos dan Telekomunikasi, Kementrian Komunikasi dan Informatika tahun 2009 silam.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved