Trend Internet

Ngeri Dengar Kata MLM? Bisnis QNET Tawarkan Konsep yang Berbeda!

Apa yang ada di benak Anda ketika mendengar kata multi level marketing atau biasa disingkat MLM?

zoom-inlihat foto Ngeri Dengar Kata MLM? Bisnis QNET Tawarkan Konsep yang Berbeda!
IST
ILUSTRASI

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM  - Apa yang ada di benak Anda ketika mendengar kata multi level marketing atau biasa disingkat MLM?

Bisnis berbasis jaringan dengan sistem direct selling? bisnis yang memiliki "aturan main" anggota harus belanja produk tertentu dengan jumlah minimal yang sudah ditetapkan? Bisnis yang menawarkan produk-produk kesehatan saja?

Mungkin deretan kalimat di atas sempat terlintas di benak Anda. Wajar saja, mengingat MLM yang hadir di Indonesia, baik yang berasal dari luar negeri maupun "buatan" negeri sendiri, umumnya menganut konsep tersebut.

Tetapi, tidak sedikit pula MLM yang menghadirkan konsep berbeda, salah satunya adalah QNET.

Pertama kali berdiri di Hong Kong pada tahun 1998 dan telah hadir di 25 negara, termasuk Indonesia, MLM memiliki konsep bisnis penjualan langsung secara global dan berbasis e-commerce yang terfokus dalam pengembangan, pemasaran dan distribusi berbagai produk gaya hidup eksklusif.

Ya, MLM berbasis e-commerce diklaim QNET sebagai satu dari sejumlah keunikannya. "Itu artinya, dengan jaringan internet yang borderless, para anggota atau dalam istilah QNET disebut IR (independent representatives), dapat menjual produk dan mencari downline hingga ke 25 negara," ujar Wita Dahlan, Corporate Communications Manager QNET, saat berbincang santai dengan TRIBUNnews.com, belum lama ini.

Komitmen QNET dalam bisnis e-commerce dibuktikan lewat sertifikasi oleh ETRUST dan pengekspansian data center. Para IR juga bisa memanfaatkan fasilitas virtual office yang memungkinkan mereka mengakses seluruh rekaman data dan pelatihan secara daring.

Produk-produk yang dijual pun tidak hanya sebatas produk kesehatan saja. Ada 10 kategori produk yang QNET tawarkan di antaranya mulai dari produk perawatan rumah, aksesori high end seperti jam tangan berlian, perawatan diri, komunikasi, hingga paket liburan.

Uniknya, QNET juga menawarkan produk pendidikan kursus bersertifikasi Swiss eLearning Institute. "Hanya enam bulan kursus online, bisa dapat gelar MBA Mini," kata Wita.   

Perbedaan lainnya terletak pada skema keanggotaan. QNET tidak mengharuskan para IR  untuk belanja produk tertentu dengan jumlah minimal yang sudah ditetapkan. "Mereka cukup membayar 30 dolar setahun untuk fasilitas virtual office," tambah Wita.

Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved