”Saya juga ikut beberapa grup tempat kita bisa bertukar info secara cepat, dan saya bisa berkomunikasi kapan pun, di mana pun, dengan siapa pun teman saya di seluruh dunia. Saya seperti hidup di dunia tanpa batas, semua menjadi dekat,” ujar Ghea, Sabtu (10/1).
Lewat gawai pula Ghea merasa kreativitasnya bertambah karena ia secara cepat bisa memperoleh info tentang tren dan styling secara cepat. ”Ini merupakan cara tercepat, termasuk dalam mengirim gambar ke Ghea Fashion Group studio. Kita bisa tukar pikiran dan membahas mode terbaru di grup dengan cepat. Contoh lain, ketika habis pergelaran di Italia, customer saya di sana ingin pesan style terbaru, saya bisa langsung WA dengan dia,” tambah Ghea yang sedang mempersiapkan koleksi rancangannya untuk toko terbarunya di Kemang dan koleksi Imlek yang akan segera masuk ke Gallery Lafayette.
Selama 30 tahun berkarya, Ghea merasa kemajuan teknologi saat ini membuat segala sesuatu serba mudah. Namun sebaliknya, ketergantungannya itu juga bisa membuatnya panik.
”Saya sangat mencintai Ipad saya. karena membuat saya terkoneksi dengan dunia selama 24 jam. Tanpa Ipad, saya panik,” kata Ghea. (MYR)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aplikasi-whatsapp-ghea-panggabean_20150111_153625.jpg)