Minggu, 31 Agustus 2025

Kemenkes: Penyakit Antraks Tak Bisa Menular dari Manusia ke Manusia

Antraks umumnya menyerang hewan herbivora seperti sapi, kambing, domba, yang dapat menular ke manusia.

Editor: Erik S
Tribunnews.com
Ilustrasi Antraks - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Imran Pambudi, MPHM menegaskan, penyakit antraks tidak dapat menular dari manusia ke manusia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Imran Pambudi, MPHM menegaskan, penyakit antraks tidak dapat menular dari manusia ke manusia.

"Penyakit zoonosis, jadi penularannya tidak dari manusia ke manusia. Tidak perlu dilakukan karantina," ujar Imran dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Baca juga: Maruf Amin Minta Kawasan Gunungkidul Diisolasi Agar Kasus Antraks tidak Menyebar ke Daerah Lain

Antraks adalah suatu penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis.

Antraks umumnya menyerang hewan herbivora seperti sapi, kambing, domba, yang dapat menular ke manusia.

Bakteri penyebab antraks ini apabila kontak dengan udara akan membentuk spora yang sangat resisten terhadap kondisi lingkungan dan bahan kimia tertentu. 

Spora ini dapat bertahan sampai lebih dari 40 tahun di tanah.

"Spora Antraks dapat menular ke hewan ternak dan manusia bisa terinfeksi jika mengkonsumsi hewan ternak tersebut dan juga dapat langsung masuk ke tubuh manusia lewat luka pada tubuh," ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan