Bahagia Dengan Diabetes

5 Zat Gizi Penting Yang Dibutuhkan untuk Diabetesi

Selain menjaga kadar gula darah penyandang diabetes perlu memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Apa saja asupan gizi yang dibutuhkan diabetesi?

5 Zat Gizi Penting Yang  Dibutuhkan untuk Diabetesi
DPCED Center
Tidak boleh sembarang pilih makanan untuk diabetes. Perhatikan 5 asupan gizi di bawah ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi diabetesi. 

TRIBUNNEWS.COM - Selain menjaga kadar gula darah, penyandang diabetes perlu memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, agar kebutuhan zat gizi penting terpenuhi setiap hari.

Hal ini perlu dilakukan karena penyandang diabetes lebih rentan mengalami kekurangan berbagai zat gizi. Lalu, apa saja asupan gizi yang dibutuhkan diabetesi?

Serat

Serat ternyata mampu mengontrol gula darah. Saat masuk ke dalam tubuh, serat tidak bisa dicerna oleh tubuh seperti makanan lainnya sehingga tidak heran jika asupan yang satu ini tidak menaikkan kadar gula darah.

Meski tidak bisa dicerna, serat berperan menjaga bakteri dalam usus tetap hidup sehingga pencernaan pun tetap berjalan dengan baik. Selain itu, serat juga membuat Anda kenyang lebih lama. Dengan prinsip 3J (Jenis, Jadwal, dan Jumlah), Anda pun tidak mudah lapar ketika menjalani aktivitas harian.

Vitamin B

Vitamin B, khususnya B7 merupakan zat penting yang memperkuat kerja insulin dalam mengolah gula darah sebagai sumber energi. Kekurangan vitamin B akan sangat mempengaruhi pengelolaan kadar gula darah pada penyakit diabetes.

Magnesium

Mirip dengan vitamin B, magnesium berperan dalam metabolisme karbohidrat, sehingga kerja insulin lebih efektif. Dengan bantuan zat ini, tubuh Anda mampu mengubah karbohidrat dan gula menjadi energi sehingga kadar gula darah tetap normal. 

Kalsium

Tidak hanya baik untuk kesehatan tulang dan gigi, kalsium dapat menunda terjadinya resistensi insulin pada kelompok umur orang dewasa akhir menjelang memasuki usia lansia. Hal ini telah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Maryland Medical Center.     

Penelitian tersebut menunjukan bahwa tingkat vitamin D dan kalsium yang rendah berkaitan dengan peningkatan risiko mengalami diabetes melitus tipe-2.

Vitamin E

Vitamin E dapat mencegah komplikasi diabetes, seperti penyakit jantung, ginjal dan kerusakan mata. Sebaiknya hindari menggunakan suplemen vitamin E tanpa pengawasan dokter karena Anda perlu mengetahui dosis khusus yang dibutuhkan tubuh.

Agar lebih praktis memenuhi kebutuhan nutrisi di atas, Diabetasol hadir sebagai nutrisi khusus untuk penyandang diabetes. Dilengkapi dengan Vita Digest Pro, yaitu kombinasi karbohidrat lepas lambat, yang dilengkapi dengan vitamin B dan magnesium sehingga membuat gula darah lebih stabil dan juga membuat Anda kenyang lebih lama.

Diabetasol, asupan nutrisi makanan pengganti pilihan no. 1 bagi diabetes.
Diabetasol, asupan nutrisi makanan pengganti pilihan no. 1 bagi diabetes. (KalbeStore)

Tidak kalah penting, Diabetasol memiliki IG yang rendah, yaitu 44 sehingga mengurangi terjadinya lonjakan gula darah tinggi. 

Nilai gizinya yang lengkap dan seimbang (260kkal/saji) cocok disajikan sebagai pengganti makan utama sehingga mempermudah perhitungan kalori harian dan pengaturan pola makan. Nutrisi lengkap dengan kalori terukur bagi diabetesi ini memiliki kandungan gizi dan kalori sesuai dengan anjuran PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia).

Sajikan 2 kali sehari, pada waktu sarapan dan sebelum tidur sebanyak 4 sendok takar. Hadir dengan 3 varian rasa: Vanilla, Chocolate, dan Cappuccino, Anda pun masih bisa merasakan manisnya dunia dengan makanan pengganti khusus diabetes ini.

Jangan sembarang konsumsi nutrisi untuk diabetes, mari Lawan Diabetes #BersamaDia.

Penulis: Dana Delani

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved