Generasi Platinum

5 Langkah Pencegahan ISPA Pada Anak

Si Kecil saat ia terkena ISPA, Anda perlu mengetahui dulu hal-hal seputar ISPA pada anak dan cara mengobatinya.

5 Langkah Pencegahan ISPA Pada Anak
Shutterstock
Si Kecil saat ia terkena ISPA, Anda perlu mengetahui dulu hal-hal seputar ISPA pada anak dan cara mengobatinya. 

TRIBUNNEWS.COM – Selain gangguan saluran cerna, penyakit ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) juga sering menyerang anak-anak. Beberapa gejala yang sering dirasakan adalah demam ringan sampai demam tinggi, batuk kering dan batuk berdahak kental (kalau tidak ditangani secepatnya), sakit tenggorokan sampai susah menelan, serta gejala sinusitis-pilek.

Gejala ISPA terutama pada anak-anak harus ditanggapi secara serius. Pasalnya, ISPA merupakan fase awal yang jika memburuk akan memicu terjadinya pneumonia atau radang paru akut.

Penyebab utama ISPA adalah infeksi virus, seperti rhinovirus, adenovirus, virus coxsackie, parainfluenza, dan RSV (respitatory syncytial virus). Namun pada kasus tertentu, ISPA pada anak juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri. Virus dan bakteri ini dapat menyebar dan menular dengan beberapa cara, misalnya saat anak menghirup percikan bersin dari seseorang yang terinfeksi ISPA, lewat tangan atau sentuhan kontak lainnya.

Maka dari itu, penting untuk melakukan pencegahan agar Si Kecil tidak mengalami ISPA. Ikuti 5 langkah pencegahan di bawah ini:

·Jaga kebersihan tangan anak

Mencuci tangan adalah cara terbaik untuk menghentikan penyebaran kuman. Untuk itu, orangtua perlu menjaga kebersihan Si Kecil, baik sebelum dan sesudah makan, serta sebelum tidur. Gunakan sabun antibakteri yang efektif dalam membunuh kuman.

Agar Si Kecil mengerti betapa pentingnya menjaga kebersihan tangan, ajari ia bagaimana mencuci tangan yang benar. Anda juga bisa mengajarinya lewat lagu-lagu yang mudah diingat.

Pakaikan anak masker saat udara dan kondisi cuaca yang tidak baik ketika di luar rumah

Untuk menghindari virus,bakteri, debu halus dan polusi udara yang berterbangan saat musim pancaroba, sebaiknya pakaikan anak masker.

kalbe-121219-1
Ilustrasi.

Jangan pakai piring, sendok, dan gelas bersamaan

Jika Anda atau anggota keluarga lainnya mengalami ISPA, pastikan Si Kecil selalu aman terutama ketika berbagi peralatan makan. hindari pemakain peralatan makan bersamaan anggota yang sedang menderita ISPA

Hindari anak dari asap rokok

Kebiasaan merokok Anda ternyata tidak hanya merugikan diri sendiri, melainkan juga orang lain. Termasuk anak Anda. Selain tidak merokok di dekat anak, hindari juga merokok di dalam mobil atau rumah. Tahukah Anda zat-zat negatif yang dihasilkan asap rokok menempel di kabin mobil, meski Anda membuka jendela? Zat beracun itu rentan masuk ke dalam tubuh penumpang mobil lewat saluran pernapasan.

Bayangkan jika zat negatif itu mencemari Si Kecil? Maka dari itu, mulai berhenti merokok dan ubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Berikan nutrisi untuk tingkatkan daya tahan tubuhnya.

Si Kecil juga perlu mendapatkan nutrisi yang tepat untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Menurut Head of Medical Marketing Kalbe Nutritionals, dr. Muliaman Mansyur, berikan makanan yang bergizi yang memiliki nutrisi makro dan mikro seimbang kepada anak seperti protein, zat besi, vitamin C , untuk membantu mempertahankan daya tahan tubuhnya.  

Si Kecil juga bisa meningkatkan daya tahan tubuhnya melalui konsumsi nutrisi berikut: 

  • Laktoferin: merupakan bagian protein susu, terbukti membantu pencegahan ISPA melalui banyak uji klinis. Laktoferin bermanfaat dalam mengurangi insiden dan durasi infeksi saluran napas, serta bermanfaat untuk menurunkan gejala demam dan batuk pilek.
  • Probiotik: bakteri baik yang memberikan efek positif bagi kesehatan Si Kecil. Saat ini penggunaan probiotik tidak hanya sebatas pada pengobatan gangguan saluran cerna tetapi mulai dianjurkan juga pada penggunaan sehari-hari agar fungsi penyerapan nutrisi optimal. Nutrisi ini mampu menjaga tubuh dari alergi dan infeksi bakteri jahat. Pilihlah jenis bifidobakterium pada Si Kecil karena nutrisi ini paling dominan di usus. Bifidobakterium ini akan diperkuat  kerjanya dengan pemberian prebiotik seperti GOS. Sebuah penelitian terbaru di Malaysia dari Lau AS tahun 2017 yang memberikan Probiotik Bifidobakterium longum BB536 kepada hampir 530 anak usia 2-6 tahun. Hasilnya, separuh anak terhindar dari penyakit ISPA, batuk, dan demam serta mengalami penyembuhan lebih cepat dibandingkan anak yang tidak mendapatkan Bifidobakterium.

Tidak perlu bingung memenuhi kebutuhan Bifidobakterium  dan GOS untuk  Si Kecil karena dalam MoriCare Zigma Morinaga Platinum terdapat 3 jenis Bifidobakterium (triple bifidobakterium) yaitu bifidus longum, bifidus breve, dan bifidus infantis. Tidak hanya itu, Morinaga Platinum juga mengandung Laktoferin yang memberikan daya tahan tubuh ganda pada Si Kecil.

Morinaga Chil Kid Platinum MoriCare Zigma dari Morinaga Platinum.
Morinaga Chil Kid Platinum MoriCare Zigma dari Morinaga Platinum. (Istimewa)

Penulis: Dana Delani 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved