Tips Cegah Stunting

Musim Traveling, Ibu Hamil Muda Sebaiknya Perhatikan 5 Hal Ini

Musim traveling, ibu hamil perhatikan 5 hal ini untuk menjaga kesehatan si janin.

Musim Traveling, Ibu Hamil Muda Sebaiknya Perhatikan 5 Hal Ini
Envato
Musim traveling, ibu hamil perhatikan 5 hal ini. 

TRIBUNNEWS.COM – Akhir tahun saatnya merencanakan liburan bersama pasangan. Bepergian ketika sedang hamil tentu menjadi tantangan baru bagi ibu muda. Khawatir rasa eneg mengganggu dan nutrisi tidak tercukupi ketika liburan.

Tenang saja, selama mengikuti 5 saran di bawah ini, Anda bisa berkeliling bebas menikmati waktu luang bersama suami dan si jabang bayi.

Lakukan peregangan setiap 90 menit

Penting bagi ibu hamil untuk terus merasa nyaman. Biasanya wanita yang sedang hamil rentan mengalami pembengkakan dan kram, karena terlalu lama berada di posisi duduk, entah itu ketika di dalam pesawat atau perjalanan darat.

Anda bisa mengatasinya dengan melakukan peregangan minimal setiap 90 menit sekali. Ketika di pesawat, pastikan juga memilih tempat duduk di dekat toilet atau dekat dengan lorong yang memudahkan Anda untuk jalan-jalan.

Pastikan rumah makan benar-benar bersih

Penting bagi ibu hamil memperhatikan kebersihan makanan yang dipilih. Berdasarkan penelitian New York University School of Medicine di New York City, penyakit gangguan pencernaan sering mengganggu.

Berkumpulnya bakteri, virus, atau parasit dalam makanan, dapat memicu ibu hamil mengalami keracunan. Bakteri salmonella, misalnya, bisa masuk melalui telur, daging sapi, daging unggas, buah-buahan, dan air atau susu yang terkontaminasi.

Gejala utama jika seseorang terkena salmonella adalah diare, penderita bisa buang air besar (BAB) sebanyak 2-3 kali per hari. Namun, ada juga yang mengalami diare yang parah, setiap 10-15 menit BAB. Bahkan, ibu hamil bisa mengalami kram perut, muntah, demam, dan sakit kepala.

Hindari aktivitas yang tinggi risiko

Ketika hamil, tentu saja ada beberapa kegiatan yang harus dihindari, khususnya aktivitas yang berisiko membuat Anda terjatuh seperti berseluncur di salju, naik kuda, atau hiking. Kegiatan scuba diving juga perlu dihindari karena gelembung udara dapat terbentuk dalam aliran darah dan berpindah ke bayi Anda. Snorkeling jauh lebih aman untuk si janin.

Apabila Anda ingin menikmati wahana di taman hiburan, sebaiknya hindari wahana berbahaya seperti roller coaster dan sebagainya.

kalbe-241219-1
Ilustrasi.

Bawa air minum kemanapun Anda pergi

Selama hamil, tidak hanya asupan makanan yang diperhatikan. Kebutuhan cairan pun harus terpenuhi. Tidak hanya dapat melepaskan dahaga, minum air putih dapat mencegah ibu hamil dari pembengkakan. Kurang minum air putih juga dapat membuat metabolisme tubuh terganggu. Hal ini juga membuat janin terlambat mendapatkan nutrisi.

Ibu hamil harus minum lebih banyak air putih dibandingkan mereka yang tidak hamil. Pasalnya, kebutuhan cairan untuk dua orang, yaitu ibu dan bayinya. Berdasarkan penjelasan Mom Junction, seorang ibu hamil sebaiknya mengonsumsi 10-12 gelas air putih per hari.

Rutin konsumsi asam folat dan zat besi

Meski sedang traveling, ibu hamil wajib konsumsi nutrisi khusus, seperti asam folat dan zat besi. Keduanya dapat menghindarkan Anda dari anemia, yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi kehamilan yang berpotensi mengancam nyawa ibu dan bayi. Jika asam folat dapat mencegah terjadinya keguguran pada bayi, zat besi dapat mengurangi rasa lelah ketika Anda berlibur.

Sayangnya, Anda tentu repot membawa asupan gizi yang mengandung kedua zat penting di atas saat traveling, apalagi tidak semua sayur dan buah-buahan bisa tahan lama di dalam koper. Agar lebih praktis, konsumsi susu PRENAGEN UHT Almond Barley Soya yang mengandung asam folat, zat besi, vitamin D3, dan kalsium. Kemasannya pun praktis, hanya 200 ml sehingga Anda bisa membawanya kemanapun dan kapanpun.  

kalbe-241219-2
PRENAGEN UHT Almond Barley Soya.

PRENAGEN UHT  Almond Barley Soya rendah lemak dan dapat dikonsumsi di setiap tahap kehamilan, mulai dari persiapan, hamil, hingga menyusui. Konsumsi dingin lebih nikmat!

Selalu penuhi kebutuhan nutrisi Anda. Sebelum traveling, jangan lupa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Penting untuk meminta surat dokter di usia kehamilan lebih dari 28 minggu yang berisi konfirmasi bawah Anda sehat dan layak terbang. Perjalanan akan terasa aman dan menyenangkan.

Penulis: Dana Delani

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved