Rabu, 10 Juni 2026

Program Sari Husada Diakui Pihak Eksternal dan Pemerintah

PT Sari Husada, perusahaan penghasil produk nutrisi ibu dan anak mendukung percepatan pencapaian target

Tayang:
Editor: Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Sari Husada, perusahaan penghasil produk nutrisi ibu dan anak mendukung percepatan pencapaian target Millenium Development Goals (MDGs) melalui serangkaian program kegiatan sosial perusahaan yang diwujudkan dalam bentuk nyata untuk membantu pemerintah dalam pemenuhan gizi ibu dan balita.

Beberapa program sosial yang dilakukan tersebut bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan (MDG 4), mengatasi malnutrisi pada anak (MDG 1) dan meningkatkan kesehatan ibu hamil (MDG 5).

Sari Husada memiliki sejarah yang panjang di Indonesia dengan produk-produk yang didedikasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak. Kegiatan sosial Sari Husada memiliki fokus pada ibu dan anak, namun seluruh rangkaian kegiatan usaha juga mencerminkan perhatian perusahaan pada lingkungan dan masyarakat serta kesejahteraan karyawan.

Presiden Direktur Sari Husada Boris Bourdin mengatakan, selama tiga tahun terakhir pihaknya bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) melaksanakan program Pos Bhakti Bidan Srikandi Award. Melalui program ini, Sari Husada dan IBI mendukung lebih dari 500 kegiatan sosial yang dilakukan oleh para bidan di 19 Propinsi, hal ini selaras dengan MDGs 1, 4 dan 5.

“Lebih dari 100ribu ibu dan balita menjadi penerima manfaat langsung dari program Srikandi Award ini," kata Boris Bourdin di Jakarta, Senin (30/1/2012).

Sebagai bentuk apresiasi atas program Srikandi Award, Kementerian Sosial RI memberikan penghargaan Platinum Award kepada Sari Husada dalam ajang Indonesian CSR Award ( ICA) 2011 di Jakarta, dan tak ketinggalan Kemenko Kesra RI juga memberikan penghargaan untuk kategori MDG poin 5 pada 2010.

Selain Srikandi Award, melalui program edukasi gizi "Ayo Melek Gizi" Sari Husada menggandeng PKPU telah menjangkau lebih dari 35 ribu ibu di seluruh Indonesia, program ini membantu para ibu menyusun menu seimbang yang umumnya hanya dapat dilakukan oleh seorang ahli atau nutrisionis karena perlu mengacu kepada sebuah indikator yang dikenal dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG). Angka Kecukupan Gizi (AKG) adalah jumlah zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya agar tetap sehat.

Program ini juga mendapatkan apresiasi dengan menyabet Platinum Award dalam ajang Indonesian CSR Award 2011 yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial RI.

“Kami bangga bahwa program sosial kemasyarakatan serta lingkungan Sari Husada mendapatkan pengakuan dari pihak eksternal serta pemerintah. Penghragaan ini menambah motivasi kami untuk berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat khususnya ibu dan anak Indonesia," kata Boris.

Sari Husada juga mendapat dukungan Danone Ecosysteme dalam mengembangkan"Warung Anak Sehat" (WAS) ke wilayah-wilayah yang banyak terdapat masalah gizi pada balita. Program ini bertujuan untuk menyediakan makanan sehat bagi balita, pemberdayaan perempuan serta memberikan edukasi gizi dan juga membangun ruang laktasi di Terminal Tirtonadi Solo yang diresmikan oleh Meneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada pertengahan tahun lalu.

Sementara itu, Senior Manager Corporate Communication Sari Husada Arif Mujahidin mengatakan, kepedulian Sari Husada pada pencapaian MDGs juga dilakukan dengan menjadi salah satu sponsor utama acara Indonesia MDGs Award 2011 yang diselenggarakan pada tgl 31 januari hingga 1 Februari 2012 di Jakarta.

“Kami turut mengisi acara talkshow mengenai program Srikandi Award, Ayo Melek Gizi, serta Warung Anak Sehat dengan menghadirkan mitra kerjasama baik peserta program maupun pendamping,” jelas Arif Mujahidin.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved