Minggu, 10 Mei 2026

Rumah Sakit Harus Tolak Pasien Jika Ruangan Penuh

Masalah ekonomi dan kemampuan keuangan pasien, tak ada hubungannya dengan penolakan-penolakan yang dilakukan sejumlah rumah sakit.

Tayang:

Laporan Wartawan wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masalah ekonomi dan kemampuan keuangan pasien, tak ada hubungannya dengan penolakan-penolakan yang dilakukan sejumlah rumah sakit.

Direktur Utama Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKK) Marius Widjajarta mengatakan, bila jumlah ruangan di rumah sakit sudah penuh, maka rumah sakit harus menolak pasien lain yang hendak dirawat.

"Bila tidak ditolak, justru akan melanggar standar operasional prosedur rumah sakit itu sendiri," ujar Marius, dalam jumpa pers deklarasi bersama tiga perhimpunan di bidang kesehatan, di Rumah Makan Warung Daun di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2013).

Sebab, lanjut Marius, bila dipaksakan, justru akan membahayakan pasien. Karena, pasien di rumah sakit dipisah-pisah berdasarkan banyak klasifikasi, mulai dari umur pasien, hingga berat penyakitnya.

Bahkan, jika penyakitnya tak perlu dirawat, rumah sakit harus memulangkan pasien agar tak tertular penyakit lain. (*)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved