Sering Angkat Beban Demi Berat Badan Ideal? Hati-hati, Bisa Sebabkan Kelainan Tulang Belakang

Ternyata gaya hidup pun ikut berpengaruh pada kelainan tulang belakang. Angkat beban di gym demi mendapatkan tubuh langsing pun bisa jadi pemicu.

Sering Angkat Beban Demi Berat Badan Ideal? Hati-hati, Bisa Sebabkan Kelainan Tulang Belakang
IST
Ilustrasi angkat beban 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Istilah kelainan tulang belakang, sebagian besar disebabkan degeneratif atau bertambahnya usia.

Namun ternyata beberapa gaya hidup masa kini juga membuat kelainan tulang belakang itu muncul di usia muda.

Ada beberapa kelainan tulang belakang yang sudah diketahui masyarakat luas. Misalnya lordosis, skifosis dan Skoliosis.

Dr dr Wawan Mulyawan SpBS(K), SpKP menjelaskan, skoliosis adalah kondisi medis di mana tulang belakang manusia dilihat dari belakang akan tampak meIengkung ke kiri atau ke kanan.

Kurva lengkungnya biasanya berbentuk "S' atau 'C' sedikitnya 10 derajat.

Dalam beberapa kasus lengkungan ini bersifat stabil.
Sementara dalam beberapa kasus Iain derajat lengkungannya bisa meningkat seiring waktu.

Skoliosis ringan biasanya tak menyebabkan masalah, namun kasus berat bisa membuat penderita mengalami masalah pernafasan.

Meski penderita mungkin tak merasakan nyeri tertentu.

Skoliosis bisa disebabkan banyak sebab.

Misalnya kongenital, terjadi saat periode perkembangan janin. SkoIiosis juga bisa disebabkan oleh keturunan atau genetik, panjang kaki yang berbeda, cedera, infeksi atau tumor serta kebiasaan yang salah.

Halaman
123
Penulis: Abdul Majid
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved