Breaking News:

Menjaga Kebersihan Baik untuk Kesehatan, Tapi Jangan Keterlaluan

Menjaga kebersihan merupakan hal yang baik untuk menjaga kesehatan. Tapi kalau terlalu menjaga kebersihan akan berdampak negatif pada sistem imun.

www.homecareoftherockies.com
Ilustrasi mencuci tangan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Menjaga kebersihan merupakan hal yang baik untuk menjaga kesehatan, Tapi kalau terlalu menjaga kebersihan akan berdampak negatif pada sistem imun di dalam tubuh.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Alergi Imunologi RS Premier, dr. Prasna Pramitha menyebutkan kalau terlalu bersih sistem imun tidak mampu berkembang dengan baik.

Alhasil imun justru tidak mampu melawan virus atau bakteri yang masuk ketika tiba-tiba ada bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Baca: Air Kencing Berbusa, Bisa Jadi Anda Punya Masalah Kesehatan

Baca: Tidur Telanjang dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Baca: 7 Bahan Alami Bantu Perokok Hentikan Kebiasaan Buruknya

“Jadi kan dari tubuh sendiri bisa membentuk antibodi, akhirnya dengan lingkungannya yang terlalu bersih, imun enggak bisa melawan jadi dia sakit,” papar dr. Prasna di acara Sequis Q Infinite Medcare, di Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

dr. Prasna Pramitha di Jaksel
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Alergi Imunologi RS Premier, dr. Prasna Pramitha di acara Sequis Q Infinite Medcare, di Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

Maka dari itu, dokter menyarankan agar setidaknya mengenalkan diri dengan suasana kotor agar sistem imun berkembang misalnya pada makanan dan tempat bermain.

“Jadi kita itu harus 'agak jorok, contoh misalnya orang yang nggak biasa makan, tiba-tiba dia makan langsung deh dia sakit. Jadi pokoknya kita hidup agak lebih kotor,” kata dr. Prasna.

Baca: Aktivitas Agung Hercules di Luar Rumah Sakit, Ternyata Tetap Kerja Meski Idap Kanker Otak

Adapun beberapa penyakit yang timbul akibat permasalahan sistem imun diantaranya typus dan penyakit yang penyakitnya bisa menular karena perpindahan virus yang menyebar udara.

“Biasanya seperti typus, karena jarang jajan, biasanya bisa juga mungkin flu bisa sering terjadi karena lewat udara. Kalau alergi sih enggak ya itu lebih ke genetik,” pungkas dr. Prasna.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved