Harus Dibedakan Perlakuan Susu Pasteurisasi dan Susu Sterilisasi atau UHT

Apabila membeli susu segar dari supermarket, sebisa mungkin harus segera disimpan di dalam kulkas, meskipun kemasannya belum dibuka

Harus Dibedakan Perlakuan Susu Pasteurisasi dan Susu Sterilisasi atau UHT
ell.h-cdn.co
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai produk pangan dengan kandungan nutrisi yang sangat lengkap, susu merupakan media yang mudah ditumbuhi mikroorganisme sehingga proses pengolahannya higienitas produk penting untuk diperhatikan sedemikian rupa agar produk tidak tercemar.

Ahli Pangan IPB Dr Ing Azis Boing Sitanggang memaparkan cara penanganan susu yang baik dan aman.

Hal pertama yang harus menjadi perhatian konsumen adalah mengetahui jenis susu.

"Konsumen harus mengetahui jenis susu yang dibeli, apakah termasuk jenis susu sterilisasi atau susu segar atau yang juga dikenal dengan istilah pasteurisasi," katanya saat Dalam acara peluncuran kemasan baru Diamond Fresh Milk Ahli dalam acara Food Hotel Indonesia (FHI) di Kemayoran, Jakarta Pusat akhir pekan lalu.

Susu pasteurisasi adalah susu yang dalam prosesnya tidak dimaksudkan untuk membunuh seluruh mikroorganisme pada makanan.

Sedangkan susu sterilisasi (UHT) terlebih dahulu dipanaskan selama 2-3 detik pada suhu 135 derajat celcius sampai 150 derajat celcius dan segera didinginkan sampai 4-5 derajat celcius.

Baca: Soal Susunan Kabinet, Maruf Amin: Calonnya Lagi Dikumpulkan, yang Penting Terwakili

"Sehingga semua kuman atau mikroorganisme termasuk bakteri dihancurkan oleh suhu ultra tinggi,” jelas Azis.

Dalam proses penyimpanannya pun, kedua jenis susu ini harus diperlakukan secara berbeda. Susu yang disterilisasi aman disimpan di suhu ruang.

Meski demikian, apabila kemasannya sudah dibuka susu harus segera disimpan di dalam kulkas. Sementara susu segar, harus senantiasa disimpan pada suhu 4° C untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.

“Apabila membeli susu segar dari supermarket, sebisa mungkin harus segera disimpan di dalam kulkas, meskipun kemasannya belum dibuka,” ujar Azis.

GM Brand & Equipment Diamond Group, Yun Primawan, menyatakan bahwa sebagai merek & produk, Diamond Fresh Milk telah lama dekat dengan konsumen Indonesia.

Baca: Pencurian di Supermarket Australia Meningkat, Susu dan Krim Wajah Jadi Sasaran

Konsumen mengenal Diamond Fresh Milk sebagai produk yang konsisten dengan kualitasnya dan terdistribusi secara luas, baik di gerai toko modern ataupun toko tradisional yang menyediakan lemari pendingin.

“Konsumen segmen keluarga muda Indonesia, mengenal produk Diamond Fresh Milk dari orang tua dan pengalaman masa kecil mereka. Pengalaman yang kemudian berlanjut hingga mereka dewasa dan lalu diteruskan ke generasi anak-anak mereka,” katanya.

Diamond Fresh Milk ditangani dengan standar kualitas  ketat mulai dari sumber bahan bakunya sampai ke tangan konsumen. 

"Dengan filosofi fresh from farm to glass, kualitas susu segar & nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap terjaga," katanya. 

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved