Cedera Pergelangan Kaki Picu Robeknya Pengikat Tulang Sehingga Memicu Nyeri Berkepanjangan

Penundaan atau treatment yang salah justru dapat menyebabkan lebih parahnya suatu kondisi pasien

Cedera Pergelangan Kaki Picu Robeknya Pengikat Tulang Sehingga Memicu Nyeri Berkepanjangan
youtube
Ilustrasi kaki wanita yang patah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kaki merupakan bagian tubuh yang lebih sering terluka dibandingkan lengan.

Cedera pada kaki beraneka ragam, mulai dari otot yang tertarik atau keseleo, dislokasi (tulang yang keluar dari sendinya), hingga patah tulang baik tertutup maupun terbuka.

Tidak jarang seseorang memilih untuk ke tukang urut atau tukang patah tulang ketimbang pergi ke dokter ortopedi ketika mengalami berbagai cedera terutama dislokasi maupun patah tulang.

Padahal, penundaan atau treatment yang salah justru dapat menyebabkan lebih parahnya suatu kondisi.

Baca: Sering Mengalami Kram Otot Kaki? Sebaiknya Jangan Disepelekan, Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Cedera pada kaki baik pada pergelangan kaki, kaki, maupun telapak kaki dapat berdampak besar dan menghambat produktivitas seseorang karena kaki merupakan tumpuan beban tubuh seseorang.

Cedera pergelangan kaki terkadang bisa menyebabkan robeknya ligamen (pengikat tulang) sehingga dapat menyebabkan nyeri yang berkepanjangan di kemudian hari.

"Pada kasus fraktur, luka yang dibiarkan terlalu lama dapat juga menyebabkan infeksi dan jika parah bisa berakibat amputasi," kata dokter spesialis bedah ortopedi Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Langga Sintong, Sp.OT saat temu media di Siloam Hospitals Kebun Jeruk, Jumat (28/11/2019).

Baca: Korban Aula SMK 1 Miri Sragen yang Ambruk, Patah Tulang Hingga Luka di Kepala

Lingga mengatakan, penanganan yang tidak tepat dapat memperburuk keadaan dan tidak semua cedera harus diselesaikan dengan cara operasi.

Dikatakannya  orang takut akan pembedahandan beranggapan solusi atas kondisi yang terjadi pasti melalui pembedahan jika datang ke dokter ortopedi atau bahkan amputasi, padahal belum tentu. Jika memang harus menjalani pembedahan, maka hal tersebut adalah solusi terbaik. 

Tergabung dalam tim Sports, Shoulder, & Spine Clinic Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Langga menekuni bidang ortopedi khususnya foot & ankle.

Baca: Mengenal Senam Neuromove untuk Mengaktifkan Sel Syaraf

“Selama ini banyak kasus cedera otot dan patah tulang yang underdiagnosed atau tidak diketahui penyakitnya karena dokter yang mendalami minat ilmu foot & ankle masih sangat sedikit di Indonesia,” kata Langga.

Memahami kompleksnya cedera pada tulang, Sports, Shoulder, & Spine Clinic terus hadir dengan berbagai dokter spesialis dan konsultan di bidang sports (olahraga), shoulder (bahu), spine (tulang belakang), dan foot & ankle.

Baca: Merendam Kaki di Air Hangat Dikasih Garam Ternyata Banyak Manfaatnya

Diharapkan dengan memperdalam ilmu di bidang masing- masing dengan spesifik,tim Sports, Shoulder, & Spine Clinic dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi berbagai macam permasalahan tulang dan sendi khususnya yang berhubungan dengan cedera olahraga, kaki, pergelangan kaki, bahu, dan tulang belakang.

Penanganan cedera pada area tersebut di antaranya cedera ligamen, cedera bantalan sendi lutut, dislokasi sendi, maupun patah tulang yang dilakukan melalui pemberian obat, fisioterapi, radiofrekuensi (prosedur untuk mengurangi nyeri dengan gelombang radio), hingga tindakan operasi kompleks.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved