Stres di Tempat Kerja Ternyata Bisa Memicu Penyakit Mematikan dan Depresi

menurut laman stress.org via wheniwork.com, sebanyak 40 persen pekerja mengatakan pekerjaan mereka memicu stres.

Stres di Tempat Kerja Ternyata Bisa Memicu Penyakit Mematikan dan Depresi
Shutterstock
Ilustrasi 

Kekerasan

Sebuah survei menunjukkan, 25 persen pekerja pernah merasa ingin berteriak kepada rekan kerja mereka karena mengalami stres.

Sementara 14% pekerja merasa ingin memukul rekannya.

Stres dapat menempatkan posisi karyawan satu dengan yang lain di perusahaan dalam cara yang berbahaya.

Mengurangi produktivitas

Jika Anda stres, Anda tidak akan dapat bekerja dengan produktivitas tinggi.

Bahkan, Anda tak dapat memenuhi pekerjaan sesuai deadline atau tenggat waktu.

Masalah di rumah

Ketika pekerjaan membuat stres, hal itu cenderung terbawa hingga kehidupan di rumah pekerja.

Kondisi rumah dan stres di pekerjaan dapat terkait satu sama lain.

Karyawan dapat membawa stres di rumah kembali bekerja.

Ini adalah lingkaran setan yang dapat membuat karyawan berhenti bekerja.

Masalah retensi karyawan

19% pekerja berhenti dari pekerjaan karena stres yang mereka rasakan di tempat kerja.

Jika pekerjaan itu terlalu membuat stres, Anda akan kehilangan karyawan.

Ironisnya, karyawan terbaik Anda mungkin memutuskan berhenti karena merasa dibebani lebih banyak tanggung jawab dan beban kerja.

Tentu, mereka menyelesaikan pekerjaan, tetapi stres membuat mereka mengalami Burnout Syndrome.

(TribunPalu.com/Rizki A.)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Stres di Tempat Kerja Ternyata Bisa Berbahaya, Bisa Memicu Penyakit Mematikan dan Depresi, https://jabar.tribunnews.com/2019/12/08/stres-di-tempat-kerja-ternyata-bisa-berbahaya-bisa-memicu-penyakit-mematikan-dan-depresi?page=all.


Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved