Tidak Semua Penyakit Bisa Diobati dengan Antibiotik,Lakukan Ini untuk Lawan Batuk Pilek karena Virus

Masyarakat Indonesia bisa dibilang sangat akrab dengan antibiotik. Semua jenis penyakit pasti antibiotik. Padahal tak semua harus pakai antibiotik.

Tidak Semua Penyakit Bisa Diobati dengan Antibiotik,Lakukan Ini untuk Lawan Batuk Pilek karena Virus
Kompas.com
Resistensi obat antibiotik telah merenggut nyawa 700.000 penduduk dunia setiap tahunnya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Masyarakat Indonesia bisa dibilang sangat akrab dengan antibiotik. Semua jenis penyakit pasti antibiotik. 

Padahal tidak semua penyakit bisa diobati dengan antibiotik dan pengonsumsian antibiotik yang berlebihan bisa menyebabkan tubuh resistensi atau menolak antibiotik.

Alhasil penyakit yang harusnya dilawan dengan antibiotik malah jadi tidak bisa ditumbuhakn karena resistensi tersebut.

Baca: Anak-anak Lebih Berisiko Terkena Flu Dibandingkan Orang Dewasa

Baca: Polisi Jepang Tangkap Bos Perusahaan Penjual Obat Antibiotik kepada Turis China

Ketua Komisi Pengendalian Resistensi Antimikrobial (KPRA), Dr. dr. Hari Paraton, Sp. OG menjelaskan penyakit antibiotik adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

Beberapa penyakit yang disebabkan bakteri diantaranya usus buntu, atau pneumonia radang paru-paru.

Meskipun biasanya antibiotik direkomendasikan untuk bisa dikonsumsi hingga 7 hari berturut-turut, kebiasaan mengonsumsi antibiotik bisa menimbulkan efek samping seperti jerawat dan TBC.
Meskipun biasanya antibiotik direkomendasikan untuk bisa dikonsumsi hingga 7 hari berturut-turut, kebiasaan mengonsumsi antibiotik bisa menimbulkan efek samping seperti jerawat dan TBC. (NOVA)

“Pneumonia juga harus diperiksa karena ada yang disebabkan oleh virus dan bakteri, yang bakteri bisa dipakai antibiotik,” ungkap dr. Hari saat ditemui di Diskuisi Resistensi Antimikroba di Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2019).

Contoh lainnya yang berhubungan dengan ibu hamil yang memang harus membatasi penggunaan obat, antibiotik bisa digunakan sekali usai operasi caesar maupun ketika terjadi infeksi saluran kemih.

Baca: Karena Sibuk, Edric Tjandra Putuskan Sang Istri Bersalin Lewat Operasi Caesar

Baca: Usai Jan Ethes,La Lembah Manah Lahir Operasi, Berapa Lama Selvi Ananda Pulih Usai Persalinan Caesar?

“Setelah operasi cesar boleh sekali pakai antibiotik untuk lukanya, selebihnya selebihnya luka akan sembuh sendiri tanpa pakai antibitotik,” kata dr. Hari.

“Ketika infeksi saluran kemih ini karena apalagi pada ibu hamil kalau gak diobati rawan terjadi keguhuran atau kelahiran prematur,” sambung dr. Hari.

batuk pilek anak
batuk pilek anak ()

Kemudian penyakit-penyakit akibat virus yang tidak perlu diobati dengan antibiotik diantaranya yang sangat dekat dengan keseharian kita seperti pilek, sakit tenggorokan seperti batuk, hingga penyakit demam berdarah.

Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus ini cara pemulihannya mudah yakni dengan istirahat total, agar tubuh bugar dan kuat melawan virus.

“Nah virus seperti yang ditenggorokan, ataupun demam berdarah sekaligus gak perlu antibitotik, dia sembuh sendiri dengan istirahat saja,” ucap dr. Hari.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved