Atasi Anemia Ibu Hamil untuk Ciptakan Anak Unggul

Kondisi ibu hamil yang sakit akan berdampak pada kesehatan janin dan bisa saja melahirkan anak yang stunting hingga berisiko kematian ibu maupun anak

Atasi Anemia Ibu Hamil untuk Ciptakan Anak Unggul
FamilyDoctor.org
Anemia 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ibu hamil yang mengidap anemia tidak hanya berdampak pada kesehatan sang ibu tapi juga berdampak pada kesehatan janin.

Kondisi ibu hamil yang sakit tentu akan berdampak pada kesehatan janin dan bisa saja melahirkan anak yang stunting hingga berisiko kematian ibu maupun anak.

Kemudian anak stunting tubuhnya akan rentan terhadap penyakit sehingga dapat mengganggu tumbuh kembang secara fisik maupun psikis.

Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan, Dr. Rr. Dhian Probhoyekti, SKM menyebutkan jika anak sakit maka akan menghambat untuk memperoleh pendidikan untuk bekal masa depannya.

"Kerugiannya kan akan investasi ke depan sangat besar, tapi investasi ke depan sangat rendah karena generasi stunting ini bukan generasi pemimpin, tapi generasi pekerja yg bisanya disuruh baru kerja," kata Dr. Dian saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Baca: Tablet Tambah Darah Bantu Penuhi Gizi Ibu Hamil yang Mengalami Anemia

Baca: Rata-rata, Empat dari 10 Ibu Hamil Mengalami Anemia

Baca: Temani Anak Tidur, Ibu Hamil di Kendari Ini Ditemukan Tewas Dipukul Sepupu Pakai Tabung Gas Elpiji

Kalau tidak timbul anak-anak yang unggul akibat stunting maka perekonomian bangsa pun tidak akan berkembang karema anak akan sulit mendapat kerja.

"Kalau anak stunting akibatnya ekonomi kita ya cuma segitu saja," tutur Dr. Dian.

Kementerian Kesehatan terus mengigatkan bagi ibu hamil yang mengidap anemia diharapkan konsisten mengonsumsi obat penambah darah yang diimbangi dengan makanan sehat dan bergizi.

Ada 90 puluh tablet selama periode sembilan bulan kehamilan yang harus dikonsumsi ibu hamil karena mengandung zat besi maupun asam folat untuk menjaga stamina dan kondisi hemogoblin (HB) ibu hamil.

"Jadi ibu hamil dengan anemia harus konsumsi makanan dengan gizi seimbang sesuai kebutuhan ibu hamil, tapi harus patuh minun obat dan ada pemeriksaan lagi,” pungkas Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Dr. Kirana Pritasari ditemui di kesempatan yang sama.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved