Keraton Agung Sejagat

Analisa Psikolog Tentang Totok yang Mengaku Raja' Keraton Agung Sejagat, Alami Gangguan Jiwa Ini

Psikolog menganalisa kejiwaan Totok Santoso Hadiningrat yang mengaku sebagai 'Raja' Keraton Agung Sejagat.

Analisa Psikolog Tentang Totok yang Mengaku Raja' Keraton Agung Sejagat, Alami Gangguan Jiwa Ini
Instagram @hrhtoto
Bagaimana masa lalu Raja Keraton Agung Sejagat, Totok Santoso Hadiningrat, sebelum ia membangun kerajaan di Purworejo? 

Orang yang mengidap waham selalu berkeyakinan bahwa apa yang dia lakukan adalah benar. Meskipun orang di sekitarnya mengatakan bahwa itu adalah hal yang salah.

"Jadi walaupun orang di sekitarnya bilang itu tidak benar tapi dia punya keyakinan yang teguh apa yang aku percaya ini bener," imbuh Linda.

Waham terdiri dari berbagai jenis, namun jika dilihat dari kasus Totok Santoso diduga dia mengidap waham kebesaran.

"Ada banyak jenis waham, kalau yang ini spesifiknya adalah waham kebesaran, waham kebesaran merupakan keyakinan seseorang bahwa dirinya merupakan orang yang spesial.

Sesuai dengan namanya kebesaran berarti seseorang ini merasa yakin bahwa dirinya itu seseorang yang spesial, seseorang yang punya kekuatan khusus atau kepintaran khusus, contoh menjadi seorang nabi atau raja, yang pada kenyataanya tidak demikian," jelas Linda panjang lebar.

Baca: Menangis di Pusara Sang Bunda, Dewi Irawan: Selamat Bertemu Ayah, Ibu

Baca: Teddy Kembali Buka Suara Tentang Aset Warisan Lina, Mulai dari Sertifikat Tanah Hingga Berlian

Penyebab munculnya waham bisa dari berbagai faktor seperti genetik, lingkungan sekitar dan juga trauma di masa lalu.

"Kalau kita ngomongin soal penyebab munculnya waham, bisa beberapa faktor apakah mungkin memang secara genetik, selain faktor biologis ada juga faktor lingkungan dan trauma masa lalu yang perlu ditelisik lagi," tutupnya.(GridHEALTH.id )

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved