Breaking News:

Virus Corona

RSUP Sanglah Bali Sempat Rawat 2 Suspect Corona, Wisatawan Kakak Beradik asal China

Kedua pasien itu berasal dari China dan merupakan kakak-beradik masing-masing berusia 3,5 dan 6 tahun.

Editor: Choirul Arifin
mirror.co.uk
ILUSTRASI - Seorang perawat menangis karena menghabiskan malam tahun baru rumah sakit demi merawat pasien yang terinfeksi virus corona. 

Pemprov melalui Dinas Kesehatan sudah menyiagakan 5 ribu obat tamiflu bila kasus pneumonia atau flu Wuhan ini mewabah di Pulau Dewata.

Berikut merupakan apa saja gejala yang ditimbulkan oleh virus corona, dan bagaimana pencegahaannya agar tidak terdampak virus tersebut.
Berikut merupakan apa saja gejala yang ditimbulkan oleh virus corona, dan bagaimana pencegahaannya agar tidak terdampak virus tersebut. (Tangkap layar South China Morning Post / AlJazeera)

Korban Tewas Bertambah

Virus corona terus membawa korban nyawa. Kali ini seorang dokter di sebuah rumah sakit di Provinsi Hubei, China, yang menjadi pusat wabah, dilaporkan meninggal akibat virus tersebut.

Pemerintah China melaporkan, saat ini korban meninggal bertambah jadi 41 orang dari semula 26 orang.

Jaringan Televisi Global China melalui cuitannya di akun Twitter, Sabtu (25/1/2020), menyebut dokter Liang Wudong, tenaga medis di Hubei Xinhua Hospital yang berada di garis depan melawan wabah virus corona di Kota Wuhan, meninggal akibat virus tersebut pada usia 62 tahun.

Baca: Dokter di China Meninggal Terinfeksi Virus Corona, 1.200 Tenaga Medis Tambahan Dikirimkan ke Wuhan

Baca: Wabah Virus Corona, Politikus PDIP Sarankan Pemerintah Tutup Sementara Masuknya WNA Asal China

Pada saat ini virus corona telah menginfeksi sekira 1.300 orang di seluruh dunia.

Sebagian besar orang yang terinfeksi berada di wilayah China, mencapai 1.287 kasus.

Sebagian besar kasus dan seluruh korban meninggal terkonfirmasi sejauh ini berada di China, namun virus tersebut juga terdeteksi di berbagai negara seperti Thailand, Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Nepal, Prancis, dan Amerika Serikat.

Otoritas kesehatan Hubei menyebutkan 658 pasien yang terkena virus dalam perawatan medis, 57 di antaranya dalam kondisi kritis.

Seorang gadis berusia 2 tahun telah terinfeksi virus corona di wilayah selatan Guangxi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved