Ashraf Sinclair Meninggal

Kenapa Serangan Jantung Banyak Terjadi di Pagi Hari? Ini Penjelasannya

Ashraf menghembuskan napas terakhir pada pukul 04.51 WIB di RS MMC Kuningan, Jakarta karena serangan jantung.

Kenapa Serangan Jantung Banyak Terjadi di Pagi Hari? Ini Penjelasannya
https://pixabay.com/
Ilustrasi serangan jantung (https://pixabay.com/) 

TRIBUNNEWS.COM - Aktor asal Malaysia, sekaligus suami dari penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair, meninggal dunia pagi ini, Selasa (18/1/2020).

Ashraf menghembuskan napas terakhir pada pukul 04.51 WIB di RS MMC Kuningan, Jakarta karena serangan jantung.

Melansir National Heart, Lung, and Blood Institute, serangan jantung terjadi ketika aliran darah yang kaya oksigen ke bagian otot jantung tiba-tiba tersumbat sehingga jantung tidak dapat mendapatkan oksigen.

Jika aliran darah tidak pulih dengan cepat, bagian otot jantung mulai mati.

Baca: Cerita Tetangga Telikung Malam Pertama Pengantin Baru: Menyelinap ke Kamar Saat Si Suami Mabuk

Baca: Ucapan Duka Presiden Jokowi, Anies Baswedan, dan Wakil PM Malaysia atas Meninggalnya Ashraf Sinclair

Baca: Bagaimana Cara Pemilihan Wagub DKI Jakarta yang Disepakati DPRD?

Namun, mengapa banyak serangan jantung yang terjadi di pagi hari?

Penyebab serangan jantung di pagi hari

Gejala medis seperti serangan jantung di pagi hari ini juga dikaitkan dengan morning surge, yaitu kondisi ketika tekanan darah meningkat di pagi hari.

Orang yang memiliki kondisi morning surge disebut memiliki risiko lebih besar untuk terkena serangan jantung atau serangan stroke di pagi hari, yaitu saat tekanan darahnya meningkat.

Morning surge juga sering menjadi penyebab utama terjadinya serangan jantung pada pagi hari.

Selain itu, serangan jantung yang terjadi di pagi hari seringkali dikaitkan oleh para peneliti dengan irama sirkardian.

Halaman
123
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved