Breaking News:

Menakar Kandungan Gizi Lontong, Nasi dan Ketupat, Mana yang Lebih Sehat?

Selain nasi, umumnya ketupat dan lontong jadi makanan utama Lebaran yang dihadirkan bersama opor ayam rendang, semur, atau sambel ati kentang.

ganaislamika.com
Ketupat lengkap dengan opor ayam dan lauk pauk, salah satu tradisi masyarakat Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri. 

Begitu juga dengan cara membuat lontong, wadah daun disarankan hanya diisi dengan beras setengah atau sepertiga dari bagian gulungan daun pisang.

Baca: Mengatasi Bau Mulut Saat Jalani Ibadah Puasa

Hal inilah yang membuat kandungan air di dalam ketupat maupun lontong menjadi cukup banyak sehingga kandungan total kalori dari kedua makanan tersebut relatif lebih sedikit dibanding nasi.

Perbedaan kandungan gizi nasi, ketupat, dan lontong

Melansir Buku Ajar Gizi dan Diet (2018) oleh Pipit Festi W, kandungan kalori pada ketupat dan lontong cukup jauh berbeda dengan kandungan kalori pada nasi putih.

Berikut perbedaannya:

1. Kandungan gizi ketupat

Ilustrasi ketupat sayur enak di Jakarta.
Ilustrasi ketupat sayur enak di Jakarta. (Instagram/@bursapoker)

Pada ketupat dengan berat 160 gram, tercatat hanya mengandung kalori sebanyak 32 kkal.

Pada 160 gram ketupat juga mengandung protein 2,24 gram, lemak 0,112 gram, dan karbohidrat 43,2 gram.

2. Kandungan gizi lontong

Tidak jauh berbeda dengan ketupat, pada lontong dengan berat 200 gram, terhitung hanya mengandung kalori sebanyak 38 kkal.

Baca: Cara Memangkas Kalori Ayam Goreng Agar Lebih Sehat

Pada 200 gram lontong, juga mengandung protein 5,44 gram, lemak 1,64 gram, dan karbohidrat 62,12 gram.

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved