Breaking News:

Virus Corona

Dokter: Ibu Hamil Positif Covid-19, Bayi Dalam Kandungan Belum Tentu Tertular

Dokter Spesialis Kandungan mengatakan bayi yang dikandung ibu hamil yang positif Covid-19 belum tentu terpapar dalam kandungan.

Timesofisrael
Ilustrasi ibu hamil - Dokter Spesialis Kandungan mengatakan bayi yang dikandung ibu hamil yang positif Covid-19 belum tentu terpapar dalam kandungan. 

"Misalnya ibunya melahirkan kemudian ada kontak dengan bayinya."

"Misalnya ibunya menyusui, atau perlekatan, IMB, misal ibunya tidak pakai masker, kena kontak, ada kemungkinan bayinya akan ikut positif juga," jelasnya.

Pasalnya, Huthia mengatakan, metode penularan virus corona adalah melalui droplet, bukan melalui darah ataupun plasenta.

Oleh karena itu, selama bayi masih di dalam kandungan, belum dapat diketahui apakah terpapar Covid-19.

"Jadi metode penularannya dari droplet atau dari tetesan bersin atau batuk, bukan dari darah, bukan dari plasenta."

"Selama masih mengandung, kita belum tahu bayinya positif atau nggak."

"Tapi sejauh ini, data yang menunjukkan, bayi yang tertular itu setelah lahir," kata Huthia.

Covid-19 Mengancam Janin di Usia Trisemester Kedua

Huthia pun menerangkan mengenai seberapa besar pengaruh Covid-19 mengancam janin dalam kandungan ibu hamil yang terpapar virus ini.

Menurut Huthia, pada saat usia kehamilan memasuki trisemester pertama, sebenarnya belum ada data yang menunjukkan Covid-19 ini menyebabkan keguguran.

Halaman
1234
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved