Breaking News:

Sebelum Terapkan New Normal, IDI Ingatkan Pemerintah Harus Siapkan Enam Hal Ini

Sesuai standar dari WHO atau organisasi kesehatan dunia ada enam hal yang harus disiapkan pemerintah sebelum menerapkan new normal

Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan Tribunnews.com,  Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Menteri Kesehatan,  Terawan Agus Putranto telah mengeluarkan aturan terkait kebiasan baru atau new normal di lingkungan pekerjaan dalam mencegah virus corona (covid-19).

Dengan dikeluarkannya aturan tersebut banyak yang mengira bahwa sebentar lagi aktivitas pekerjaan akan kembali normal meskipun kasus positif covid-19 masih meningkat.

Humas IDI dr. Halik Malik menyebutkan aturan new normal yang dibuat untuk beradaptasi dalam kondisi covid-19 ini harus mengutamakan pertimbangan kesehatan untuk menjamin masyarajat tidak tertular maupun menularkan virus.

"Kalau protokol-protokol kesehatan itu tidak diterapkan, dikhawatirkan penularan covid tetap terjadi, jika penularannya massif dikhawatirkan akan semakin sulit diantisipasi, akibatnya bukan new normal tapi situasinya menjadi makin abnormal atau tidak terkendali," ungkap dr. Halik kepada Tribunnews.com, Selasa (26/5/2020).

Kemudian dr  Halik juga mengingatkan sesuai standar dari WHO atau organisasi kesehatan dunia ada enam hal yang harus disiapkan pemerintah sebelum menerapkan new normal.

Baca: Hadapi Skenario New Normal BNI Siapkan Strategi Interaksi dengan Pelanggan

Baca: Pengertian New Normal dan Protokol Pencegahan Penularan Covid-19 di Tempat Kerja

Baca: Agar Produktif di Rumah, Daffa Wardhana Bikin Target Prioritas

Enam poin tersebut yang pertama pemerintah harus memastikan bahwa pengendalian virus corona sudah dilakukan.

Kedua pemerintah harus menyiapkan rumah sakit atau sistem kesehatan untuk identifikasi, isolasi, testing, hingga karantina.

Ketiga pemerintah harus memastikan pencegahan dan perlindungan pada masyarakat rentan berisiko tinggi dan keempat membuat protokol untuk melakukan upaya-upaya pencegahan di lingkungan kerja.

Kelima, pemerintah harus bisa mencegah kasus impor Covid-19 sehingga pemerintah, harus bisa melindungi warga Indonesia dari potensi penularan Covid-19 yang dibawa orang asing.

Keenam, yang paling penting adalah mempersiapkan penerapannya di masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi sebelum memasuki fase new normal.

"Semua protokol harus dipersiapkan terlebih dahulu, termasuk untuk sosialisasinya," pungkas dr Halik.

Berita Populer
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved