Breaking News:

Virus Corona

Konsumsi Antioksidan Bantu Jaga Imunitas Tubuh Saat New Normal

Menjaga daya tahan tubuh dengan hidup sehat dan bersih sangat diutamakan selama pandemi virus corona (Covid-19) belum berakhir.

Shutterstock
Ada banyak buah yang bisa dijadikan makanan untuk diabetes. Akan lebih baik, buah-buahan ini dikonsumsi secara utuh tanpa perlu diolah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjaga daya tahan tubuh dengan hidup sehat dan bersih sangat diutamakan selama pandemi virus corona (Covid-19) belum berakhir.

Sebab, hingga kini belum ada obat atau vaksin untuk mengatasi virus tersebut.

Dokter Spesialis Alergi-imunologi, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, KAI mengatakan tidak perlu panik soal menjaga imunitas karena bisa dijaga dengan mengonsumsi antioksidan.

Antioksidan ini dapat menangkal radikal-radikal bebas seperti bakteri dan virus dan dapat menangkal peradangan seperti peradangan sendi.

Baca: Yuk Biasakan Hidup Sehat dengan 6 Kebiasaan Ini Agar Pandemi Virus Corona Segera Berakhir

Kandungan antioksidan terdapat pada makanan yang mengandung vitamin A, vitamin C dan vitamin E dari sayur dan buah-buahan.

"Antioksidan ada di vitamin A, C, dan E. Kalau ada yang sejenis itu yang bisa kita konsumsi, itu bagus sekali, seperti Astaxanthin misalnya untuk kecukupan antioksidan dalam tubuh kita," kata dr. Iris saat webinar bersama Asthin Force, Rabu (3/6/2020).

Baca: Bahayakah Olahraga Pakai Masker?

Manfaat lain kalau mengonsumsi antioksidan secara rutin adalah tubuh terasa lebih bergairah, lebih bersemangat, dan tidak lemah dan lesu serta bagus untuk kesehatan kulit.

Sementara itu Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk mengonsumsi sayur dan buah sebanyak 400 gram per hari, sedangkan rata-rata orang Indonesia hanya konsumsi 173 gram perhari (data BPS 2016).

Baca: Cara Memangkas Kalori Ayam Goreng Agar Lebih Sehat

Kalau merasa konsumsi sayur dan buahnya tidak mencukupi tubuh dr. Iris menyarankan bisa ditambahkan dengan mengonsumsi suplemen vitamin tambahan.

"Kalau tidak yakin dengan kecukupan mengonsumsi buah dan sayur, kita bisa menambahnya dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung antioksidan," ungkap dr. Iris.

Kebutuhan antioksidan ini tidak hanya berlaku bagi orang dewasa tapi juga utnuk anak-anak dan lanjut usia dengan porsi makan yang disesuailan dengan umur dan aktivitas.

"Tiap orang membutuhkan antioksidan. Baik anak-anak maupun orang dewasa. Makanya, ada vitamin C untuk anak-anak yang mengandung antioksidan. Sebab, tujuan dari antioksidan adalah menetralisir radikal bebas," pungkas prof. Iris.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved