Breaking News:

Cara Mudah Mengurangi Konsumsi Garam Untuk Hindari Hipertensi

Cara yang paling tepat mengontrol kadar garam dalam tubuh adalah dengan membatasi asupan makanan yang dikonsumsi.

medicalnewstoday.com
Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan seperti pengukuran tekanan darah secara benar dan berkala menjadi hal yang sangat penting dalam pengendalian hipertensi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asupan garam yang berlebihan dapat menimbulkan penyakit hipertensi yang bisa menghambat sistem kerja aliran darah.

Adapun batasan konsumsi garam per hari adalah sebesar lima gram atau setara dengan satu sendok teh garam per hari untuk dewasa.

Cara yang paling tepat mengontrol kadar garam dalam tubuh adalah dengan membatasi asupan makanan yang dikonsumsi.

Baca: Tak Usah Khawatir, Tenyata Daging Kambing Tak Memicu Darah Tinggi, Berikut Penjelasan Dokter Ahli

Annice Manthovani, Brand Associate Tropicana Slim berbagi tips cara paling mudah dengan mengurangi saus dan kecap yang tinggi garam.

"Kurangi produk olahan kecap, sambal, saat makan kan orang Indonesia apa-apa ditambah kecap, sambal, saus, makin dicampur makin enak," ungkap Annice saat webinar bersama Tropicana Slim, Sabtu (1/8/2020).

Kemudian produk-produk kemasan seperti chips juga harus dihindari mengonsumsinya berlebihan karena produk-produk kemasan tinggi garam.

"Pokoknya yang gurih yang enak harus dihindari, produk olahan dikurangi kornet dan makanan kaleng lainnya juga harus dihindari," kata Annice.

Baca: 5 Jenis Makanan Ini Bagus untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Alias Hipertensi

Saat mengonsumsi produk kemasan bisa dibatasi juga dengan melihat batasan kandungan yang terdapat pasa kemasan.

Untuk membaca kandungan nutrisi pada kemasan Moch Aldis Ruslialdi SKM CNWC, Certified Nutrition and Wellness Consultant Nutrifood menjelaskan jika tertulis takaran sajinya satu cup sereal sekitar 30 gram maka kandungan yang akan dijelaskan dibawahnya untuk satu takaran saji.

"Kalau satu bungkus makanan kalau jumlah sajian per kemasan 5 berarti label makanan ini hanya menjelaskan satu per lima dari makanan ini bukan menjelaskan secara keseluruhan," kata Adis saat webinar, Selasa (16/6/2020).

Baca: Bingung Mengidap Darah Tinggi atau Kolesterol Tinggi? Ternyata Ini Perbedaannya

Jadi kalau dibawa tulisan takaran saji ada tertulis energi total 120 kalori, lemak total 1 gram, protein 2 gram maka itu kandungan untuk saran penyajian 30 gram sereal.

Kalau makan lebih dari saran takaran saji maka nutrisi yang masuk ke dalam tubuh akan lebih dari itu yang tentu saja makan berlebihan akan menumpuk lemak dalam tubuh.

"Jadi kalau dilihat misal total lemak dua gram nah itu bukan kandungan satu bungkus tapi per saran penyajiannya itu," ungkap dr. Adis.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved