Breaking News:

Mengapa Terjadi Pendarahan Pada Miss V Saat Hubungan Seks? Awas! Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga FIAS menyebutkan ada dua penyebab keluarnya darah dari vagina saat melakukan hubungan seksual.

Grid.ID
Ini Penyebab Miss V Bau 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga FIAS menyebutkan ada dua penyebab keluarnya darah dari vagina saat melakukan hubungan seksual.

Pertama baik itu saat usia produktif maupun saat memasuki usia menopause pendarahan bisa terjadi karena pembasahan di vagina belum optimal tapi pria sudah penetrasi.

"Pendarahan bisa terjadi karena perlukaan di dinding vagina karena dia belum basah lalu penetrasi penis lalu melalui dinding vagina akibatnya keluarlah darah," ungkap dr. Binsar saat live talkshow edukasi seksual bersama Tribunnews.com, Rabu (19/8/2020).

Kedua pendarahan saat hubungan seksual karena disebabkan adanya kerapuhan pada jaringan serviks atau pada jaringan mulut rahim.

Baca: Sempat Viral karena Kasus Pelecehan Seksual, Dedy Susanto Mengaku Dilaporkan atas Kasus Izin Praktek

Baca: Mengapa Ibu Hamil Dilarang Berhubungan Seksual Saat Trimester Awal? Simak Penjelasan Dokter

Deteksi Lebih Awal, Waspadai 7 Tanda Gejala Kanker Serviks.
Deteksi Lebih Awal, Waspadai 7 Tanda Gejala Kanker Serviks. (NIKITA)

Dr. Binsar menjelaskan dinding rahim yang rapuh bisa menandakan adanya kanker serviks dan apabila kanker terkena penis saat hubungan seksual akan sangat mudah terjadi pendarahan.

"Di rahim kalau peradangan lama ada kanker serviks dan kanker kronis lainnya akan berdarah ketika tersentuh penis berdarah," kata dr. Binsar.

Baca: Pria Ini Lem Vagina sang Istri Setelah Tuduh Berselingkuh

Baca: Amankah Berhubungan Intim Saat Miss V Terasa Gatal?

dr binsars
Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga FIAS

Dr. Binsar mengingatkan khususnya untuk wanita di atas 45 tahu dan setelah hubungan seksual terjadi pendarahan sebaiknya segera dicek ke dokter.

Lakukan pap smear apakah ada mutrasi sel ganas karena sudah memasuki usia menopose yang riskan pada penurunan hormon.

"Usia 45 tahun hati-hati, segera pap smear, konsul ke dokter SPOG atau anatomi jadi kalau ketahuan kanker sejak dini bisa dicegah dan obatin lebih cepat," pungkas dr. Binsar.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved