Breaking News:

Jangan Lakukan Hal Ini Saat Hamil, Bisa Sebabkan Kanker Pada Janin

Penting bagi ibu hamil untuk menghindari timbulnya kanker pada janin. Apa saja pantangan saat hamil?

https://www.freepik.com/
Ilustrasi hamil - 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Nur Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebahagiaan saat mengandung kerap dirasakan oleh setiap oerempuan. 

Namun, terkadang disertai pula dengan rasa khawatir dan waspada terhadap kondisi janin di dalam perut.

Menurut dr. Anak Agung Ngurah Ketut Putra Widnyana, Sp.A penting bagi ibu hamil untuk menghindari timbulnya kanker pada janin, Kamis, (11/2/2021), saat live di Instagram @radiokesehatan.

Menghisap Cerutu

Pekerja sedang menyelesaikan pembuatan rokok cerutu di Pabrik Rokok Rizona yang beralamatkan di Jalan Diponegoro No.27, Gendongan, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (3/11). Pabrik rokok ini berdiri sejak tahun 1910 yang memproduksi cerutu dengan tiga merek, yakni Kenner Ballero, Kenner King, dan Extra Fine.(Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
Pekerja sedang menyelesaikan pembuatan rokok cerutu di Pabrik Rokok Rizona yang beralamatkan di Jalan Diponegoro No.27, Gendongan, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (3/11). Pabrik rokok ini berdiri sejak tahun 1910 yang memproduksi cerutu dengan tiga merek, yakni Kenner Ballero, Kenner King, dan Extra Fine.(Tribun Jateng/Hermawan Handaka) (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Menghisap ceruru merupakan hal yang menjadi pantangan besar bagi setiap ibu hamil.

Termasuk saat hamil muda, karena dapat mengganggu kesehatan ibu hamil serta janin.

Kebiasaan menghisap cerutu saat hamil dapat meningkatkan risiko janin mengalami cacat bawaan lahir, kelahiran prematur serta kemungkinan kanker darah karena terpapar bahan kimia dari cerutu.

Mengonsumsi Minuman Beralkohol

Ilustrasi minuman beralkohol
Ilustrasi minuman beralkohol (Thinkstockphotos)

Konsumsi minuman beralkohol juga dapat mengganggu kesehatan janin.

Gangguan ini dapat menyebabkan janin terlahir dengan gangguan kesehatan.

Ia mengatakan, janin akan terus berkembang selama dalam perut. Namun, apabila janin terus terpapar bahan kimia yang dihasilkan oleh sang ibu, kemungkinan akan terjadi mutasi pada janin.

"Mutasi tersebut bisa membuat janin saat lahir mengalami cacat, pucat bahkan leukimia," ucap Agung.

Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved