Breaking News:

Kandungan Albumin Direkomendasikan untuk Pengobatan Penyakit Ginjal Kronis dan Gagal Ginjal

Secara medis, gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai penurunan laju penyaringan atau filtrasi ginjal selama 3 bulan atau lebih.

dok.
CEO Nucleus Farma, Edward Basilianus 

“Jika ini bisa dilakukan dengan optimal akan berdampak positif pada perekonomian nasional dan mendukung kemandirian industri obat berbahan herbal,” katanya.

Edward Basilianus melihat tren penggunaan bahan alam, khususnya obat tradisional di masa pandemi Covid-19 yang meningkat.

Menurutnya, ini merupakan momentum emas bagi masyarakat untuk kembali mencari dan menggunakan rempah-rempah asli Indonesia.

“Hal ini juga menjadi peluang bagi para peneliti untuk dapat mengembangkan hasil risetnya serta memacu para produsen untuk lebih fokus mengembangkan produk berbasis herbal,” kata Edward Basilianus.

Ketua Umum GP Jamu, Dwi Ranny Pertiwi Zarman di seminar yang sama mengatakan pengobatan tradisional Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan ramuan jamu.

“Jamu di Indonesia sudah ada sejak tahun 1300 dan merupakan minuman bersejarah dengan berbagai khasiat untuk menjaga kesehatan, bahkan menyembuhkan berbagai penyakit,” jelas Dra. Reri.

Dwi Ranny mengatakan, pengobatan tradisional sudah diakui oleh WHO, badan kesehatan PBB. WHO menunjukan kepedulian terhadap pengembangan obat tradisional dengan mengeluarkan buku panduan Metodologi Penelitian dan Evaluasi terhadap pengobatan tradisional.

Jenis pengobatan alternatif dikelompokkan menjadi dua, yakni pengobatan berdasarkan herbal dan terapi yang berdasarkan prosedur tradisional.

“Yang termasuk pengobatan alternatif herbal yaitu penggunaan bahan asli tanaman seperti bunga, buah-buahan, akar, daun dan lain-lain dan saat ini bertambah dari sumber hewani,” tutur Dwi Ranny.

Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si, menambahkan, Indonesia memiliki keanakaragaman hayati yang melimpah. Terdapat sekitar 30 ribu jenis tanaman, dimana sekitar 800 diantaranya berpotensi untuk dijadikan obat herbal.

Halaman
123
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved