Sebabnya Kurang Minum, Jangan Anggap Sepele Batu Ginjal, Ketahui Bahayanya

Kurang minum bisa memicu terbentuknya batu ginjal. Ini karena kurang minum dapat menyebabkan dehidrasi sebagai salah satu faktor risiko batu ginjal.

Editor: Willem Jonata
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Kurang minum bisa memicu terbentuknya batu ginjal. Ini karena kurang minum dapat menyebabkan dehidrasi sebagai salah satu faktor risiko batu ginjal.

Menurut Urology Care Foundation, faktor risiko utama batu ginjal adalah volume urine rendah yang terjadi secara konstan.

Nah, volume atau kelurahan urine yang rendah ini dapat disebabkan oleh dehidrasi akibat olahraga berat, bekerja atau tinggal di tempat yang panas, maupun kurang minum cairan.

Volume urine yang rendah berarti tidak ada cukup air untuk melarutkan mineral dalam urine, sehingga mineral dapat mengendap di ginjal, kemudian menjadi batu ginjal.

Baca juga: Hindari Risiko Gagal Ginjal, Batasi 4 Jenis Makanan Ini

Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi siapa saja untuk bisa mencukupi kebutuhan minum setiap harinya sebagai bagian dari cara mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal.

Meningkatkan asupan cairan dapat membantu melarutkan mineral dalam urine.

Orang dewasa rata-rata disarankan untuk dapat mengonsumsi air putih 8-10 gelas atau 2 liter sehari.

Sementara, orang dewasa yang mengalami batu ginjal mungkin perlu minum lebih banyak air putih.

Penderita batu ginjal harus minum cukup setidaknya 3 liter air putih untuk menghasilkan setidaknya 2,5 liter urine setiap hari.

Merangkum Medicine Net, menjaga asupan cairan setiap hari memang menjadi cara yang baik untuk mencegah batu ginjal.

Tapi, perlu disadari bahwa kurang minum bukan satu-satunya faktor yang dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

Di mana, praktik diet lain juga dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal pada seseorang.

Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Asupan tinggi protein hewani
  • Diet tinggi garam
  • Konsumsi gula berlebihan
  • Konsumsi suplemen vitamin berlebihan, seperti vitamin C dan vitamin D
  • Asupan makanan yang mengandung oksalat berlebihan seperti bayam
  • Sering konsumsi makanan tinggi purin
  • Diet rendah kalsium

Tingkat asupan kalsium makanan yang rendah dapat mengubah keseimbangan kalsium-oksalat dan mengakibatkan peningkatan ekskresi oksalat dan kecenderungan untuk membentuk batu ginjal oksalat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved