Breaking News:

Pasien Kanker Paru di Inggris Akan Terima Obat Amgen yang Targetkan Mutasi Gen

Hasil percobaannya telah ditunjukkan dalam uji klinis untuk menghentikan perkembangan kanker paru-paru selama tujuh bulan.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
dok. Amgen
Pasien kanker paru di Inggris akan menjadi yang pertama di Eropa dalam menerima obat yang dibuat oleh perusahaan bioteknologi Amerika Serikat (AS) Amgen dengan menargetkan mutasi gen tertentu. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Pasien kanker paru di Inggris akan menjadi yang pertama di Eropa dalam menerima obat yang dibuat oleh perusahaan bioteknologi Amerika Serikat (AS) Amgen dengan menargetkan mutasi gen tertentu.

Pernyataan ini disampaikan layanan kesehatan negara itu, NHS England, pada Jumat waktu setempat.

Dikutip dari Channel News Asia, Jumat (10/9/2021), NHS England menyatakan, yang diproduksi Amgen ini merupakan sotorasib obat kanker paru-paru pelacak cepat.

Hasil percobaannya telah ditunjukkan dalam uji klinis untuk menghentikan perkembangan kanker paru-paru selama tujuh bulan.

Obat yang diminum dalam bentuk tablet ini nantinya akan digunakan pada pasien dengan mutasi KRAS G12C yang terjadi pada sekitar 13 persen kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC).

NSCLC merupakan jenis kanker paru-paru yang paling umum.

Baca juga: Sulit Dideteksi Dini, Kenali Jenis Kanker Paru dan Gejala yang Menyertainya

Direktur Klinis NHS untuk kanker, Peter Johnson mengatakan kesepakatan akses awal tersebut akan membuat 600 pasien per tahunnya menerima sotorasib di Inggris melalui NHS yang dikelola negara.

Baca juga: Apa Itu Kanker Limfoma? Kenali Gejala dan Ciri-cirinya Berikut Ini

"Perawatan revolusioner ini membutuhkan penelitian selama beberapa dekade untuk mencapai klinis, dan sekarang di sinilah obat baru yang ditargetkan ini akan tersedia untuk orang yang memenuhi syarat dengan kanker paru-paru," kata Johnson.

Baca juga: Paru-paru Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19, Ini Penjelasan Ahli

Sementara itu, Kepala Dokter di badan amal Cancer Research UK, Charles Swanton menyebut bahwa obat itu merupakan salah satu terobosan paling menarik dalam pengobatan kanker paru-paru selama 20 tahun terakhir.

"Obat ini menargetkan gen kanker yang sebelumnya tidak dapat ditargetkan," jelas Swanton.

Penggunaan sotorasib di Inggris mengikuti persetujuan yang dipercepat pada Mei lalu di AS, dan difokuskan pada pasien kanker paru dengan mutasi KRAS G12C yang penyakitnya justru memburuk setelah menjalani pengobatan dengan kemoterapi maupun obat-obatan lain.

Obat itu dijual di AS dengan nama merek Lumakras.

Regulator obat Inggris, Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan pun telah mengesahkan obat tersebut di bawah kemitraan dengan mitra AS dan Australia yang dirancang untuk mempercepat persetujuan dalam perawatan kanker yang menjanjikan dan disebut Orbis.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved