Breaking News:

Virus Corona

Pfizer: Efek Samping Vaksin Booster Mirip dengan Dosis Kedua

Booster vaksin Pfizer bahkan cenderung lebih berpengaruh terhadap orang yang lebih

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
ist
Kegiatan vaksinasi menggunakan vaksin Pfizer di Mal Artha Gading, Jakarta. 

"Tidak ada laporan kasus anafilaksis, hipersensitivitas, Bell's palsy, radang usus buntu, miokarditis atau perikarditis diantara peserta fase ketiga," jelas Pfizer.

Pfizer menyatakan, mereka tidak menemukan reaksi obat baru yang merugikan terkait vaksin booster.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa 29,1 persen penerima booster mengalami reaksi kedinginan, sementara 25,3 persen merasakan nyeri sendi.

Sedangkan laporan demam turun setengah antara dosis kedua dan booster, 16,4 persen peserta dalam studi dosis kedua melaporkan gejala demam, dibandingkan dengan 8,7 persen dari mereka yang menjadi peserta ddalam studi booster.

Presiden AS Joe Biden akan mulai mendistribusikan dosis booster pada 20 September mendatang. Namun FDA pada hari Rabu waktu setempat menolak mengambil sikap untuk mendukung booster Pfizer.

"FDA belum secara independen memverifikasi data dan kesimpulan dari studi tentang efektivitas booster Pfizer," kata FDA.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved