Breaking News:

Disfungsi Ereksi, Ketahui Gejala dan Faktor Penyebab Menurut Dokter Spesialis Urologi

Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan laki-laki mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual.

Editor: Willem Jonata
Shutterstock
Ilustrasi. 

"Dan yang tidak boleh diabaikan adalah faktor gaya hidup, yaitu pada pasien perokok, konsumsi minuman beralkohol, pengguna narkoba hingga pasien yang mengalami  gangguan tidur, " tutur dokter Andre.

Menurut dr Andre, beberapa tahapan tindakan dalam mendiagnosa, tentunya diawali dengan wawancara atau konsultasi dengan pemeriksaan fisik yang juga akan dilakukan pemeriksaan.

"Proses tindakan penyembuhan dilakukan melalui tes darah, USG bahkan NPT atau  Noctural Penite Tumescence," lanjutnya.

Pengobatan disfungsi seksual bertujuan guna mengatasi masalah utama dan dipastikan melibatkan kerjasama beberapa ahli medis seperti: Spesialis Urologi, Endokrin, Andrologi, Saraf, dan bahkan Psikiater.

Baca juga: Benarkah Terlalu Sering Bersepeda Picu Disfungsi Ereksi? Ini Jawabannya

Mengacu dengan hasil analisa indikasi tingkat permasalahannya, maka dengan persetujuan dokter akan diberikan dan dilaksanakan tindakan lanjutan seperti: Pemberian obat dengan resep, Psikoterapi, penanganan gangguan hormon dan faktor fisik dan anjuran penerapan pola hidup sehat pada pasien.

"Terkait konsumsi obat obatan, akan lebih baik jika di konsultasi dengan dokter, terkait jumlah dosis, jenis dan efek samping. Terutama konsumsi 'obat kuat',"pungkas dr. Andre Lazuardi Harahap.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved