Lebih Berbahaya Mana, Penyakit Hepatitis A, B, dan C? Perhatikan Gejalanya

penyebab penyakit ini adalah virus hepatitis A. Virus ini dapat menyebar dengan mudah melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi

Harvard Health - Harvard University
penyakit liver 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Hepatitis adalah peradangan organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis.

Virus masuk, berkembang biak, lalu menginfeksi bagian liver atau hati.

Akibatnya organ tersebut tidak dapat bekerja dengan optimal.

Jenis hepatitis yang paling sering diderita adalah A,B, dan C.

Secara umum, gejala maupun faktor risiko ketiganya adalah sama.

Namun, hepatitis B dan C merupakan hepatitis yang paling berbahaya.

Berikut ulasan penyebab dan faktor risiko Hepatitis A, B, dan C dari berbagai sumber:

1. Hepatitis A

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, penyebab penyakit ini adalah virus hepatitis A. Virus ini dapat menyebar dengan mudah melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi tinja penderita hepatitis A.

Adapun faktor risiko seseorang lebih mudah terkena hepatitis A jika memiliki kondisi.

Seperti mengunjungi atau tinggal di daerah yang terdapat banyak kasus hepatitis, melakukan hubungan intim dengan penderita hepatitis A, atau tinggal serumah dengan penderita hepatitis A.

Gejala hepatitis A muncul beberapa minggu setelah penderita tertular virus tersebut.

Gejala yang paling disadari oleh penderita hepatitis A adalah perubahan warna mata dan kulit menjadi kuning. Tetapi sebelum timbulnya penyakit kuning, penderita dapat mengalami, demam, lemas, mual dan muntah, warna urine menjadi gelap, warna tinja menjadi pucat.

Hepatitis A akan sembuh dengan sendirinya karena sistem kekebalan tubuh penderita dapat membasmi virus tersebut.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved