Penyakit Cacar Monyet
Herpes Zoster dan Monkeypox, Bagaimana Cara Membedakannya ?
Kasus cacar monyet (Monkeypox) perlahan meluas dan kini tengah mengalami peningkatan.
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Saat dunia belajar untuk hidup berdampingan dengan virus corona atau Covid-19, ancaman virus baru mulai muncul satu per satu.
Kasus cacar monyet (Monkeypox) perlahan meluas dan kini tengah mengalami peningkatan.
Hal itu menimbulkan kekhawatiran banyak orang.
Terlebih, saat ini kecemasan publik tentang ancaman virus baru bercampur dengan yang lama semakin tinggi.
Dikutip dari laman The Express, Senin (6/6/2022), terlepas dari kekhawatiran terkait Monkeypox, penting untuk mencatat tiga poin utama terkait penyakit ini.
Poin pertama adalah ini bukan merupakan virus corona baru, sehingga tidak akan ada pembatasan skala besar yang diterapkan.
Baca juga: Wabah Cacar Monyet Meluas, WHO Temukan 780 Kasus Baru dalam 3 Pekan
Kedua, virus yang biasa ditemukan di Afrika Barat ini merupakan bentuk kondisi yang paling tidak mematikan dan paling mudah diobati.
Ketiga, Inggris telah melihat Monkeypox sebelum dan sebagai akibat dari Covid-19.
Sehingga sangat memperhatikan setiap kasus baru atau mutasi pada virus itu.
Kendati demikian, ini bukan berarti seseorang harus menghapus virus Monkeypox dari daftar penyakit yang mereka khawatirkan.
Salah satu masalah yang muncul ke permukaan saat ini adalah kesamaan penampilan Monkeypox dengan infeksi lainnya, yakni Herpes Zoster.
Baca juga: CDC Temukan Jenis Cacar Monyet yang Tidak Terdeteksi, Kemungkinan Pernah Menyebar di AS
Kesamaan utamanya adalah keduanya menyebabkan ruam yang menyakitkan.
Perlu diketahui, Herpes Zoster menyebabkan ruam kemerahan, sedangkan Monkeypox menyebabkan bintik-bintik yang berisi cairan dan nanah.
Terlepas dari perbedaan ini, teori konspirasi hingga kini masih terus menyebar.
Selanjutnya, situs pengecekan fakta Full Fact pun berupaya menginformasikan kepada publik tentang beberapa teori yang tidak benar.
Satu diantaranya adalah virus Monkeypox disebut disebabkan oleh vaksin Covid-19, dan jawaban sederhananya adalah tidak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/monkeypox-6507-707.jpg)