Seorang Ibu Muda Meninggal saat Balap Karung, Ini Faktor Risiko Hipertensi Pasca Melahirkan

Seorang ibu muda dikabarkan meninggal dunia saat ikut lomba  balap karung di Tasikmalaya. Ia memiliki riwayat hipertensi pasca melahirkan.

AFP/Juni Kriswanto
Sejumlah pasien Covid-19 mengikuti lomba balap karung dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di halaman Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (17/8/2021). Selain lomba tujuh belasan, mereka juga menggelar upacara bendera dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. AFP/Juni Kriswanto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --Seorang ibu muda dikabarkan meninggal dunia saat ikut lomba  balap karung di Tasikmalaya.

Menurut keterangan keluarga, wanita berusia 29 tahun itu memiliki riwayat hipertensi pasca melahirkan.

Dalam istilah medis disebut Preeklampsia pasca persalinan (postpartum pre-eclampsia) atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan.

Baca juga: Ibu Muda di Tasikmalaya Meninggal Saat Balap Karung, Suami Korban Beberkan Fakta Baru

Dikutip dari Primaya Hospital, kondisi tersebut bisa terjadi pada wanita yang memiliki tekanan darah tinggi dan kelebihan protein dalam urinenya setelah melahirkan.

Diperlukan penanganan medis segera untuk menangani preeklampsia setelah melahirkan, karena dapat membahayakan ibu mengalami komplikasi serius setelah melahirkan.

Berikut faktor risiko terjadinya preeklampsia:

• Memiliki riwayat atau masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, penyakit autoimun (lupus), atau sindroma antifosfolipid

• Memiliki riwayat preeklampsia pada kehamilan sebelumnya

Baca juga: RA Kartini Meninggal Dunia Karena Preeklamsia, Ini Dia Cara Mencegah Komplikasi Kehamilan Itu

• Hamil pada usia diatas 35 tahun atau kurang dari 18 tahun

• Hamil pertama kali

• Obesitas

Setiap tahunnya 305 dari 100 ribu ibu hamil di Indonesia meninggal dunia. Sepertiga dari kematian tersebut terjadi karena preeklamsia. Preeklamsia adalah kondisi peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam urine. Kondisi ini terjadi setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu.
Setiap tahunnya 305 dari 100 ribu ibu hamil di Indonesia meninggal dunia. Sepertiga dari kematian tersebut terjadi karena preeklamsia. Preeklamsia adalah kondisi peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam urine. Kondisi ini terjadi setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu. (IST)

• Kehamilan kembar

• Jarak kehamilan sangat jauh (10 tahun atau lebih) dari kehamilan sebelumnya

• Selain itu juga faktor genetik, diet makanan atau nutrisi, serta gangguan pembuluh darah

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari Primaya Hospital Bekasi Timur, dr. Dian Burhansah, SpOG, M.Kes, FMAS mengatakan, preeklampsia setelah persalinan memang kondisi yang jarang terjadi.

Untuk itu, pencegahan preeklampsia dapat dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin ke fasiltas kesehatan seperti cek tekanan darah rutin saat hamil dan sesudah melahirkan, menjaga berat badan selama kehamilan, melakukan pola makan sehat dengan gizi yang seimbang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved