Penyebab Serangan Jantung pada Perempuan Lebih Berisiko Alami Kematian Dibandingkan Laki-laki

Pasien perempuan yang mengalami serangan jantung berisiko dua kali lipat menjadi fatal daripada laki-laki.

Editor: Erik S
YOUR HEALTH SUPPORT
Ilustrasi serangan jantung. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Serangan jantung pada perempuan harus diwaspadai. 

Dilaporkan pasien perempuan yang mengalami serangan jantung berisiko dua kali lipat menjadi fatal daripada laki-laki.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada masalah kesehatan ini, kenali penyebab dan cara mencegahnya.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Siska S. Danny, SpJP(K) mengungkapkan, dua kemungkinkan penyebabnya.

Pertama, faktor biologis

Ia menerangkan, perempuan yang terkena penyakit jantung di usia yang lebih tua.

Dimana, saat memasuki usia senja perempuan sudah mengalami masa menopause.

Jika perempuan belum menopause masih memiliki hormon estrogen yang bersifat protektif terhadap pembuluh darah.

"Hormon itu mencegah atau memperlambat terjadinya timbunan lemak di dinding pembuluh darah. Jadi selama perempuan masih haid relatif dalam tanda kutipnya penyempitan pembuluh darahnya lebih lambat dan terproteksi," terang dokter RS Harapan Kita Jakarta ini.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved