Cegah Infeksi, Edukasi Pertolongan Pertama Harus Diajarkan Sejak Usia Dini

Global Marketing Director Beiersdorf Health Care, Jennie Ebba Bengelsdorf, menilai pertolongan pertama pada luka harus diajak

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
istimewa
Event edukasi pertolongan pertama pada ribuan anak Sekolah Dasar di wilayah Jabodetabek dalam rangka memperingati Hari Pertolongan Pertama Sedunia. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Global Marketing Director Beiersdorf Health Care, Jennie Ebba Bengelsdorf, menilai pertolongan pertama pada luka harus diajak sejak usia dini.

Langkah ini, menurut Jennie, untuk mencegah infeksi akibat bakteri.

"Dengan mengedukasi anak-anak soal pertolongan pertama pada luka diharapkan mereka bisa terhindar dari infeksi akibat kuman dan bakteri," ujar Jennie melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/10/2022).

Hal tersebut diungkapkan oleh Jennie dalam event edukasi pertolongan pertama pada ribuan anak Sekolah Dasar di wilayah Jabodetabek dalam rangka memperingati Hari Pertolongan Pertama Sedunia.

Baca juga: Benarkah Menggunakan Toilet Umum Bisa Tertular Infeksi Saluran Kemih? Begini Kata Dokter

Dirinya mengungkapkan Hansaplast merasa terdorong untuk mengedukasi masyarakat Indonesia soal pentingnya pertolongan pertama, terutama sejak usia dini.

"Hansaplast Indonesia sudah konsisten mengadakan program edukasi kepada anak-anak selama 7 tahun dan berharap akan tetap berlanjut," ucap Jennie.

Dalam event kali ini, Hansaplast menggandeng SehatQ sebagai koordinator.

Sementara itu, Group Brand Manager Hansaplast, Dr. Christopher Vierhaus, juga mengungkapkan pentingnya edukasi pertolongan pertama terhadap anak-anak.

"Kami, Hansaplast, berharap dengan edukasi ini, anak-anak Indonesia dapat memberikan pertolongan pertama bukan hanya kepada dirinya sendiri tetapi kepada temannya dan bahkan anggota keluarganya," tuturnya.

Senada dengan itu, Andrew Sulistya sebagai Chief Commercial Officer, juga menguatkan pesan dari Hansaplast bahwa program edukasi kesehatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Baca juga: Update Covid-19 Global 2 Oktober 2022: Total Infeksi 623,2 Juta, Jumlah Pasien Sembuh 603 Juta

Ia juga menambahkan bahwa SehatQ mengkhususkan diri untuk menjalankan aktivasi event dan program kesehatan, baik bekerjasama dengan pihak pemerintah maupun swasta, seperti Hansaplast.

"Event edukasi kesehatan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat di benak masyarakat," ucapnya.

SehatQ dapat membantu menyediakan penyuluh dari tenaga kesehatan hingga layanan lainnya seperti cek kesehatan.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved