Pemeriksaan Rutin Perlu Dilakukan Bagi yang Berisiko Terkena Kanker Paru

Sangat penting mengetahui penyebab kanker paru sekaligus mewaspadai gejala kanker paru

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Erik S
ISTIMEWA
(ilustrasi) Timbulnya kanker paru dapat disebabkan oleh riwayat keluarga penderita kanker paru. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyakit kanker paru-paru adalah suatu kondisi ketika sel atau jaringan dari lapisan saluran nafas telah berubah menjadi sangat besar dan memperbanyak diri sehingga menyebabkan gangguan fungsi paru.

Sangat penting mengetahui penyebab kanker paru sekaligus mewaspadai gejala kanker paru dan menghindarinya bagi masyarakat yang mencintai hidup sehat.

Baca juga: Deteksi Lebih Dini, Peluang Kesembuhan Kanker Payudara Melebihi 90 Persen

Selain disebabkan oleh kebiasaan merokok aktif ataupun pasif yaitu terpapar senyawa beracun dari asap rokok atau zat kimia aktif dari lingkungan sekitar, timbulnya kanker paru dapat disebabkan oleh riwayat keluarga penderita kanker paru.

Di stadium awal, penyakit ini tidak memiliki gejala, namun keluhan dan rasa sakit mulai timbul saat sel kanker paru mulai bertambah besar dan menyebar di jaringan organ paru dan sekitarnya yang ditandai dengan batuk kronis, batuk berdarah, nyeri dada dan penurunan berat badan secara signifikan.

Secara global, kanker paru merupakan penyebab pertama kematian akibat kanker pada pria dan penyebab kedua kematian akibat kanker pada wanita.

Kanker Paru-paru menempati urutan ke tiga kasus terbanyak yaitu 8,8 persen setelah kanker payudara (16,6 persen) dan kanker serviks (9,2 persen).

November sebagai bulan kesadaran masyarakat akan momentum tentang penyakit kanker paru paru, tim dokter spesialis penyakit kanker dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi turut mengingatkan agar masyarakat senantiasa rutin melakukan hidup sehat dan deteksi dini akan penyakit kanker meskipun penyakit ini dapat diobati dan dapat disembuhkan dengan menyesuaikan tingkat stadium yang dialami penderita.

Dokter Spesialis Paru-paru dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Dr dr Achmad Mulawarman J mengatakan, kanker paru-paru bisa diobati dengan berbagai cara namun dengan meninjau dari kondisi penderita dan tingkat keparahan penyakit kanker.

Baca juga: Bukan Cuma Lansia, Orang Muda Juga Berisiko Alami Kanker Paru-paru, Ketahui Penyebabnya 

"Penanganan utama terhadap kanker paru-paru stadium awal melalui tindakan operasi karena jika kanker telah mencapai stadium lanjut, maka penanganan dapat dilakukan dengan radioterapi dan kemoterapi.

"Keberadaan kanker paru ini umum tidak memiliki gejala namun akan timbul jika sel kanker telah menyebar luas di jaringan organ paru dan sekitarnya," kata Ahmad di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi belum lama ini.

Saat ini upaya pencegahan terbaik adalah berhenti merokok bagi yang merokok atau menghindari asap rokok bagi yang tidak merokok.

"Bagi seseorang yang berisiko terkena kanker paru-paru, pemeriksaan rutin sebaiknya dilakukan.

Selain itu, disarankan untuk berolahraga secara rutin dan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang," kata Achmad Mulawarman.

Halaman
123
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved