Kemenkes Dukung Layanan Kesehatan Preventif dan Promotif dengan Manfaatkan Teknologi AI
Untuk memudahkan masyarakat dalam upaya preventif, Plebo juga telah memanfaatkan teknologi AI dalam aplikasi Plebo Pro.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bersama Kementerian Kesehatan, Plebo baru saja meluncurkan inisiatif fundamental dalam bentuk white paper yang berjudul "Realisasi Periode Emas Indonesia: Mendorong Bangsa yang Maju melalui Masyarakat yang Sehat dan Produktif melalui Deteksi Dini", di Jakarta pada Rabu (6/7/2023) yang dihadiri Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.
White paper alias buku putih yang merupakan inisiatif anak-anak muda Indonesia dari berbagai bidang kompetensi seperti medis dan teknologi informasi (TI) mentransformasikan pelayanan kesehatan preventif dan promotif melalui deteksi dini, wellness, dan primary care.
Baca juga: Cara Cek Status BPJS Kesehatan Secara Online: Aplikasi JKN, Layanan CHIKA, Care Center 165
Co-founder Plebo Dimas Prasetyo, mengatakan, peta penanganan kesehatan di Indonesia akan berubah dengan menitikberatkan pada upaya preventif dan promotif.
Karena itu, Plebo hadir untuk memberikan layanan preventif dan promotif yang berkualitas dengan harga yang terjangkau melalui upaya deteksi dini untuk lima penyebab masalah kesehatan utama di dalam negeri, yakni hipertensi, stroke, gangguan endokrin, neoplasma, dan penyakit kardiovaskular.
Untuk memudahkan masyarakat dalam upaya preventif, Plebo juga telah memanfaatkan teknologi AI dalam aplikasi Plebo Pro.
Baca juga: Menkes: Buku Jadi Referensi Wujudkan Indonesia Bebas Stunting
Aplikasi tersebut mampu mendigitalisasi seluruh alur pemeriksaan, mulai dari dokumentasi, analisis, hingga penjelasan hasil diagnostik yang divalidasi oleh dokter.
Dengan bantuan teknologi AI, Plebo Pro bisa membantu pasien menelaah kebutuhannya secara terpersonalisasi dan sesuai arahan dari tenaga kesehatan profesional.
“Misi kami adalah melayani jutaan masyarakat khususnya dalam mendapatkan layanan preventif diagnostik yang berkualitas profesional, aksesibilitas mudah, dan harga yang terjangkau,” jelas Dimas.
Sebagai penyedia primary care, Plebo tengah membangun ekosistem yang mengadaptasi kecerdasan buatan dalam rangka meminimalkan langkah kuratif dan rehabilitasi. Salah satunya dengan menggandeng Livewell, perusahaan startup di bidang teknologi wellness.
Setelah pemeriksaan diagnostik, masyarakat akan didukung oleh Livewell untuk menjalani pola hidup sehat.
Aplikasi tersebut akan menyediakan analisis dan rekomendasi terkait kesehatan yang terkurasi secara personal serta memberikan rekomendasi kebugaran dan olahraga yang praktis dan mudah sesuai hasil diagnostik.
"Plebo siap berkolaborasi untuk mempersiapkan sektor kesehatan Indonesia yang infrastrukturnya bergandengan dengan kemajuan informasi dan teknologi agar bisa menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif," ujar Dimas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/plebo-ai-kemenkes.jpg)