Selasa, 9 Juni 2026

Pakar Kesehatan Soal KLB Malaria di Sulteng: Pekerja Tambang Harus Diawasi Ketat

Selain gigitan nyamuk, malaria bisa juga ditularkan melalui ibu kepada bayi dalam kandungannya, jarum suntik, transfusi darah dan transplantasi organ.

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: willy Widianto
laman website promkes.kemkes.go.id
KLB MALARIA - Ilustrasi cara mencegah malaria. Sebanyak 168 kasus malaria yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutung (Parimo), Sulawesi Tengah. Malaria ternyata masih menjadi penyakit menular berbahaya di Indonesia. Meski upaya eliminasi sudah berhasil di banyak wilayah, faktor lingkungan, perubahan iklim dan mobilitas manusia membuat penyakit ini berisiko muncul kembali. 

Malaria adalah salah satu penyakit yang mematikan di dunia, dan banyak ditemukan di daerah tropis seperti di Indonesia.

Penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina, yang beredar pada petang sampai pagi hari dan membuat seseorang yang digigitnya mengalami infeksi parasit plasmodium.

Parasit ini akan menetap di organ hati, berkembang biak, kemudian menyerang sel-sel darah merah. 

Baca juga: 90 Persen Kasus Malaria Terjadi di Papua, Banyak Dialami Pekerja di Hutan dan Masyarakat Adat

Selain gigitan nyamuk, malaria bisa juga ditularkan melalui ibu kepada bayi dalam kandungannya, jarum suntik, transfusi darah dan transplantasi organ.

Gejala-gejala saat terinfeksi malaria muncul beberapa minggu setelah tergigit nyamuk dan terinfeksi parasit plasmodium berupa demam, menggigil (panas dingin), sakit kepala, berkeringat, lesu dan letih, mual dan sakit perut, muntah, diare, nyeri otot, hilang selera makan, napas cepat, dan detak jantung meningkat.

Penularan infeksi malaria bisa dicegah jika kita tahu apa itu malaria dan melakukan berbagai hal berikut ini dengan meningkatkan daya tahan tubuh dengan menjalankan pola hidup sehat, menghindari gigitan nyamuk malaria, menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga: SBY Pamit ke Presiden Jokowi untuk Hadiri Forum Aliansi Malaria Sedunia di New York

Jika malaria tidak diobati dan ditangani dengan baik, dapat mengakibatkan anemia, kerusakan pada otak, kegagalan organ tubuh, gangguan pernapasan, kerusakan pada sistem saraf.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved