Minggu, 18 Januari 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Dari 152 Puskesmas Rusak Berat, Kini Tinggal 3 Belum Beroperasi di Wilayah Bencana

(Kemenkes) menyatakan, hampir seluruh puskesmas terdampak bencana telah kembali melayani masyarakat.

Tribunnews.com/Rina Ayu Panca Rini
OPERASIONAL RSUD DI DAERAH BENCANA - Menteri Kesehatan (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin menyebut, 87 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terdampak bencana di Sumatera telah beroperasi. Dengan rincian, 23 RSUD di Aceh, 35 di Sumatera Utara dan 29 RSUD di Sumatera Barat. Hal ini disampaikan saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (7/1/2026). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Kemenkes menyatakan hampir seluruh puskesmas terdampak bencana telah kembali melayani masyarakat di Sumatera.
  • Dari 152 puskesmas yang sempat rusak berat akibat bencana di tiga provinsi di Sumatera, kini hanya tersisa 3 puskesmas yang belum dapat kembali beroperasi.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, hampir seluruh puskesmas terdampak bencana telah kembali melayani masyarakat setelah melalui proses pemulihan bertahap sejak fase tanggap darurat berakhir.

Pemulihan layanan kesehatan primer di wilayah bencana Sumatra memasuki fase akhir. 

Baca juga: Seluruh RSUD Terdampak Bencana Sumatera Telah Beroperasi, Delapan Puskesmas Masih Dipulihkan

Dari 152 puskesmas yang sempat rusak berat akibat bencana di tiga provinsi di Sumatera, kini hanya tersisa tiga puskesmas yang belum dapat kembali beroperasi.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa pemulihan puskesmas menjadi tantangan tersendiri karena jumlah fasilitas yang terdampak jauh lebih banyak dibandingkan rumah sakit. 

Puskesmas tersebar hingga ke wilayah terpencil dan menjadi fasilitas kesehatan pertama yang diakses masyarakat.

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Belajar dari Jusuf Kalla soal Penanganan Bencana 

Berdasarkan hasil pendataan Kemenkes, total terdapat 867 puskesmas terdampak bencana di tiga provinsi. 

Dari jumlah tersebut, 152 puskesmas mengalami kerusakan berat hingga harus menghentikan operasional sementara.

Upaya pemulihan dilakukan secara berlapis, mulai dari pembersihan lokasi, pengalihan layanan ke fasilitas sementara, sampai pembangunan ulang bagi puskesmas yang mengalami kerusakan total. 

Hingga awal Januari 2026, sebagian besar puskesmas telah kembali beroperasi dan melayani warga.

“Sampai awal Januari 2026, tinggal tiga (puskesmas) lagi yang belum bisa beroperasi,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dilansir dari website resmi, Kamis (8/1/2026). 

Ketiga puskesmas tersebut berada di wilayah Aceh, yakni Puskesmas Rusip Antara di Kabupaten Aceh Tengah, Puskesmas Jambur Lak Lak di Aceh Tenggara, serta Puskesmas Lokop di Aceh Timur. 

Ketiganya mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda, namun Puskesmas Lokop menjadi yang paling parah.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved