Banjir Sigi, Satu Jembatan Putus, Akses Jalan Poros Palu-Kulawi Tertimbun Lumpur

Banjir yang terjadi Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Selasa (13/8/2019) malam menyisakan sejumlah kerusakan.

Banjir Sigi, Satu Jembatan Putus, Akses Jalan Poros Palu-Kulawi Tertimbun Lumpur
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kondisi pascabanjir di Dusun Sadaunta, Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulteng, Rabu (14/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, SIGI - Banjir yang terjadi Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Selasa (13/8/2019) malam menyisakan sejumlah kerusakan.

Hingga siang tadi, Rabu (14/8/2019), puluhan kendaraan roda empat masih tertahan di lokasi banjir.

Pasalnya, selain satu jembatan putus, banjir tersebut juga mengakibatkan adanya material kayu bercampur batu dan lumpur yang menimbun badan jalan.

"Sekitar 1 kilometer (lumpurnya) , saat ini hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat," jelas Kepala Dusun IV Desa Namo, Rusbin.

Rusbin mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kulawi itu juga mengakibat longsor.

Akibatknya, banyak kendaraan yang tertahan sejak selasa malam.

"10 titik longsor kemarin, syukur ada alat berat milik pemda yang membantu membuka akses jalan," ungkapnya.

Banjir bandang yang terjadi pada Selasa (13/8/2019) malam itu, mengakibatkan 13 unit rumah yang terdampak.

Sebanyak 7 unit rumah hanyut dan 6 unit rumah rusak berat, sementara 21 unit rumah lainnya mengalami rusak ringan.

Halaman selanjutnya

Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved