Asyiknya Menikmati Festival Sriwijaya Sambil Menyantap Pempek Palembang

Festival Sriwijaya 2019 menyajikan beragam varian pempek yang menjadi daya tarik wisata kuliner di kota Palembang.

Asyiknya Menikmati Festival Sriwijaya Sambil Menyantap Pempek Palembang
Kemenpar
Festival Sriwijaya 2019 yang menghadirkan beragam varian pempek. 

Tidak lengkap rasanya menyaksikan Festival Sriwijaya 2019 tanpa mencoba kulinernya. Apalagi, event ini digelar di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Siapa pun tahu jika kota ini adalah surganya pempek. Wajib rasanya mencoba kuliner lezat ini.

Pempek memiliki banyak varian. Ada pempek kapal selam, lenjer, kulit, adaan, dan masih banyak lagi. Namun, salah satu varian pempek yang banyak diburu adalah Lenggang.

Lenggang adalah potongan pempek yang diaduk dengan telur. Di Palembang, ada dua cara menyajikan pempek lenggang. Pertama di goreng, kedua di panggang menggunakan daun pisang.

"Pempek adalah ikon kota Palembang. Kulinernya sudah mendunia. Pasti menjadi list teratas saat wisata kuliner ke Palembang. Datang, coba dan rasakan keunikan Pempek di kota asalnya," tutur Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Minggu (16/6/2019).

Di Palembang, kedai pertama yang wajib dikunjungi adalah kedai Pak HM. Adil. Pempek Lenggangnya terkenal legendaris. Rasa cuko yang kental, pedas, manis, dan asamnya, pas di lidah. Gurihnya ikan gabus sebagai bahan dasar pempek menambah kaya rasa.

Tempat makannya sederhana. Jauh dari kesan mewah. Untuk harga dijamin tak akan menguras kantong. Kedai ini berlokasi di 15 Ilir Dempo luar Palembang. Dijamin puas banget.

Lain lagi ceritanya kedai Pempek Lince. Pempek Lenggangnya menggunakan telor bebek. Satu lenggang bakar memakai dua buah telor bebek. Lenggang ini disajikan dengan ditaburi ebi, mentimun, dan tentunya dengan cuko. Warna telor bebek yang kuning makin menambah selera. Aroma lebih wangi. Rasa lebih maknyuss. Untuk pempeknya sendiri dibuat dari tenggiri asli, tanpa dicampur ikan gabus.

"Ini harus dijaga. Rata-rata kuliner Palembang punya sejarah yang membentang jauh ke belakang, era kerajaan Sriwijaya. Sehingga harus tetap di lestarikan untuk anak cucu kita," ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani.

Mau coba kedai yang lain, coba kedai Pempek Tunu Pempek Lenggang. Hadir di Palembang dari tahun 2008, tempat ini menjual pempek dengan harga murah dan sangat enak dinikmatinya. Pempek Tunu Pempek Lenggang mampu bersaing. Dengan toko pempek lainnya di kota palembang.

Tidak sedikit tempat berburu pempek di Palembang. Tapi, berbagai tempat makan pempek tersebut. Dijamin memanjakan lidah akan kuliner khas Palembang ini.

"Pempek menjadi ikon kuliner kota Palembang. Lebih asyik lagi, makan ditempat asalnya. Silakan datang dan buktikan sendiri. Bagaimana rasa dan keunikannya, dijamin ketagihan," tutur Ketua Tim CoE Pelaksana, Esthy Reko Astuti.(*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved