Peran Penthahelix Jadi Kekuatan yang Kreatif Bagi Peningkatan Pariwisata Malang Raya

Peran penthahelix sangat menjadi peran kunci. Seperti kuatnya komunitas yang ada di Malang. Kampung-kampung kreatif seperti kampung biru.

Peran Penthahelix Jadi Kekuatan yang Kreatif Bagi Peningkatan Pariwisata Malang Raya
Kemenpar
Focus Group Discussion (FGD) Kemenpar yang digelar Kamis (11/7). 

Kerjasama dengan berbagai platform perjalanan wisata digital mutlak dilakukan. Dengan itu akan semakin mempermudah wisatawan mencari paket terbaik yang diinginkannya.

"Di era digital, aplikasi yang menawarkan paket perjalanan wisata yang sangat banyak dan ditambah dengan fitur pay later semakin memudahkan kaum milenial dalam traveling. Ini harus dimanfaatkan dengan membangun kerjasama dengan berbagi platform tersebut. Karena wisatawan saat ini mencari perjalanan wisata yang menawarkan berbagai kemudahan," ujar Giri.

Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya Kemenpar Oneng Setya Harini menyebut jika FGD ini menyasar seluruh stakeholder pariwisata Malang.

Terutama pengelola kampung wisata. Karena kampung wisata menjadi sebuah keunggulan yang dimiliki oleh Kota Malang.

"Disini akan di kupas tuntas peningkatan pengembangan destinasi yang ada. Akan banyak diskusi serta terjun langsung mengatasi permasalahan yang ada. Dengan itu diharapkan akan mengupgrade kemampuan pelaku pariwisata yang ada di Malang," ucap Oneng.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Sumber Daya Manusia (SDM) harus terus ditingkatkan baik jumlah maupun mutu.

Minimal, SDM yang ada sesuai standar Masyarakat Ekonomi ASEAN, sehingga memiliki keunggulan komparatif jika dibandingkan dengan tenaga kerja dari negara lain.

“Kita harus menjadikan masyarakat garda terdepan pelayanan pariwisata. Karena harus berpacu melawan tuntutan pengembangan destinasi dan industri. Ingat hanya dengan cara yang tidak biasa kita bisa mendapatkan hasil yang luar biasa. Masyarakat harus tampil sehingga mereka pun ikut menjadi pelaku wisata dan bukan hanya penonton,” kata Arief Yahya.

Apalagi pariwisata mempunyai multiplier effect yang memberikan pengaruh yang kuat pada lingkungan sekitarnya.

Dengan peran aktif masyarakat menjaga kearifan lokal tentunya akan semakin membuat wisatawan betah. Dengan itu dapat dipastikan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

"Ini harus dipahami oleh seluruh stakeholder yang ada. Karena tanpa peran aktif mereka tentu percepatan juga tidak dapat dilakukan,” pungkas Menteri asal Banyuwangi itu.(*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved