Apresiasi Tim Pelajar Indonesia U-18 di ASFC 2019, Menpora Minta Para Pemain Disiplin

Keberhasilan Tim Pelajar U-18 Indonesia meraih peringkat tiga setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 5-3 lewat adu penalti pada 47th ASFC 2019

Apresiasi Tim Pelajar Indonesia U-18 di ASFC 2019, Menpora Minta Para Pemain Disiplin
Kemenpora
Keberhasilan Tim Pelajar U-18 Indonesia meraih peringkat tiga setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 5-3 lewat adu penalti pada 47th Asian Schools Football Championship (ASFC) 2019 di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (23/11) lalu mendapatkan apresiasi dari Menpora Zainudin Amali. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA: Keberhasilan Tim Pelajar U-18 Indonesia meraih peringkat tiga setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 5-3 lewat adu penalti pada 47th Asian Schools Football Championship (ASFC) 2019 di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (23/11) lalu mendapatkan apresiasi dari Menpora Zainudin Amali.

Apresiasi itu diberikan saat Tim Pelajar U-18 melakuan audiensi dengan Menpora di ruang kerjanya, lantai 10, Kemenpora, Selasa (26/11). Iapun mengucapkan selamat kepada Timnas Pelajar U-18 yang sudah meraih peringkat tiga pada ASFC 2019.

Baca: Bertemu Pengurus PGI, Menpora Ingin Pembinaan Golf Usia Muda Semakin Ditingkatkan

"Saya ucapkan selamat atas keberhasilan Tim Pelajar Indonesia U-18 yang sudah berhasil masuk peringkat tiga. Walaupun kita peringkat tiga tapi saya kira ini menjadi tahapan-tahapan untuk kita lebih berprestasi lagi," ucap Menpora yang didampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta.

Kepada para tim pelajar U 18, Menpora pun berpesan agar selalu disiplin saat kembali ke tempatnya masing-masing. "Saya hanya pesan kepada adik-adik yang akan kembali ke daerah agar mempertahankan disiplin seperti ketika masih bersama-sama. Ketika saat menghadapi kejuaraan kalian pasti disiplin. Tidurnya disiplin, makannya disiplin," ujarnya.

"Kalau kalian mau menjadi bermain hebat harus disiplin. Tidak ada orang yang tiba-tiba menjadi pemain hebat tanpa dispilin, berlatih dan kerja keras sesuai dengan program yang sudah disiapkan pelatih. Saya sempat nonton latihannya Cristiano Ronaldo, ia berkali-kali latihan sendiri dengan penuh disiplin. Hanya dengan begitu bisa menjadi pemain sepakbola handal. Kemenpora sedang merancang satu sistem pembinaan nasional tentang persepakbolaan kita yang tersistem, terencana dan berkesinambungan," tutupnya.

Sementara itu, Plt. Asdep Olahraga Prestasi Ahmad Arsani, melaporkan bahwa adik-adik yang datang kemari ini (Kemenpora) merupakan Tim Pelajar Indonesia U-18 yang baru saja merebut juara 3 di ajang 47th Asian School Football Championship U-18 2019.

Baca: Akhirnya Syed Saddiq Minta Maaf Setelah Dikritik Sebut Penggeroyokan Hoax, Ini Tanggapan Kemenpora

"Adik-adik ini adalah timnas U18 yang menjadi juara 3 di kejuaraan ASFC 2019, jumlah pemain yang berangkat kemaren berjumlah 23 orang, official ada 6 orang. Dan pada kejuaraan yang dilaksanakan di Stadion Batakan, Balikpapan tersebut telah terjadi pemecahan rekor untuk katagori penonton terbanyak hampir sekitar 40 ribu penonton," ujar Ahmad Arsani bersama Pelatih Timnas Pelajar U-18 Bambang Warsito. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved