Virus Corona

Kementerian Koperasi dan UKM Bersiap Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona

Kementerian Koperasi dan UKM menyiapkan sejumlah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19.

Kementerian Koperasi dan UKM Bersiap Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona
Dok. Humas Kementerian Koperasi dan UKM
Kementerian Koperasi dan UKM Bersiap Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM menyiapkan sejumlah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19.

Upaya ini mulai dari pengecekan kesehatan dan suhu tubuh bagi seluruh pegawai bekerja sama dengan tim medis dari poliklinik Kemenkop dan UKM, menyiapkan hand sanitizer di setiap lantai, hingga sarapan pagi untuk menambah daya tahan tubuh pegawai.

“Diharapkan ini upaya kita mencegah penyebaran lebih jauh lagi dan kita ingatkan untuk menjaga kesehatan daya tahan tubuh,” ungkap Sekretaris Kemenkop dan UKM, Prof Rully Indrawan di Kemenkop dan UKM di Jakarta.

Penanganan penyebaran virus corona yang dilakukan di seluruh lingkungan kerja Kemenkop dan UKM berlaku juga di dua Badan Layanan Umum (BLU), yakni Lembaga Layanan Pemasaran KUKM, dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM.

“Dalam kondisi saat ini kita perlu lebih meningkatkan perhatian kita, karena kalau kita kena berdampak ke semua. Jadi dari kita saling mengingatkan satu sama lain, yang tugas di rumah pun tetap menjaga kesehatan dan produktivitasnya,” ujarnya.

Prof Rully bersama petugas medis dari Poliklinik Kemenkop dan UKM sejak pagi meninjau seluruh ruangan untuk memastikan pegawai yang masuk kerja dalam kondisi sehat.

Ia juga meninjau kesiapan klinik untuk melayani pegawai yang sakit, maupun mengecek angkutan jemput pegawai.

“Kita dengan tim kesehatan juga berkunjung ke ruangan-ruangan untuk mengecek, meminta kabar dari mereka tentang kesehatan mereka. Bagi yang kurang enak badan coba kita bantu dengan penanganan pertama klinik sudah siap untuk itu,” tutur Prof Rully.

“Kemudian tadi juga di cek tentang angkutan jemputan kalau kekurangan kita tambah lain supaya terhindar dari kontak fisik untuk penumpang umum. Ini salah satu upaya kita untuk mencegah dari persoalan itu,” jelasnya.

Dalam melakukan peninjauan tersebut, Prof Rully memberi semangat kepada pegawai Kemenkop dan UKM baik yang bekerja di kantor, maupun di rumah.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved