Breaking News:

Kemenhub Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Rute T-10 di Pelabuhan Galela

Pelayaran perdana Tol Laut trayek T-10 menggunakan KM Logistik Nusantara 5 yang dioperatori oleh PT. PELNI tiba di Pelabuhan Galela–Halmahera Utara.

Istimewa
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Tobelo telah melepas pelayaran perdana Tol Laut kode trayek T-10 dengan menggunakan kapal KM. Logistik Nusantara 5 yang dioperatori oleh PT. PELNI tiba di Pelabuhan Galela–Halmahera Utara. 

TRIBUNNEWS.COM - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Tobelo telah melepas pelayaran perdana Tol Laut kode trayek T-10 dengan menggunakan KM Logistik Nusantara 5 yang dioperatori oleh PT. PELNI tiba di Pelabuhan Galela–Halmahera Utara.

“Kami beserta Bupati Halmahera Utara didampingi dengan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan dihadiri oleh pengusaha lokal, tokoh masyarakat, tokoh agama serta para undangan menyambut kedatangan kapal.

Baca: Kemenhub Berikan Penugasan dan Hak Konsesi Kepada PT. Bandar Bakau Jaya di Pelabuhan Banten

Logistik Nusantara 5 yang dioperatori oleh PT. PELNI tiba di Pelabuhan Galela – Halmahera Utara,” kata Rushan Muhammad selaku Kepala Kantor UPP Kelas I Tobelo hari ini (25/7/2020).

Kantor UPP Kelas I Tobelo telah berkoordinasi dengan PT PELNI selaku operator Tol Laut kode trayek T-10, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Perindustrian serta Perdagangan di Halmahera Utara.

Mereka juga berkoordinasi dengan Pemerintah kota di Halmahera Utara untuk menyambut kedatangan kapal KM. Logistik Nusantara 5 di Pelabuhan Galela–Halmahera Utara.

Baca: 467 Calon Pekerja ABK AIDA Cruise yang Difasilitasi Kemenhub Tiba di Jerman

“Tidak hanya itu saja, kami juga telah berkoordinasi dengan PT. PELNI selaku operator Tol Laut kode trayek T-10 terkait jadwal, nama dan ukuran kapal serta tarif bongkar muat dan melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha lokal agar memanfaatkan keberadaan Tol Laut dengan sebaik-baiknya,” jelas Rushan.

Pelaksanaan bongkar muat petikemas dari KM. Logistik Nusantara 5 ke Container Voyage (CY) maupun sebaliknya di Pelabuhan Galela dilakukan dengan menggunakan peralatan bongkar muat yg tersedia di kapal dan Kantor UPP Kelas I Tobelo seperti stevedooring menggunakan crane kapal, trucking menggunakan tronton dan lift on lift of menggunakan crane darat Kantor UPP Kelas I Tobelo.

Baca: Kemenhub Perketat Pengawasan dan Penegakan Hukum di Bidang Pelayaran

“Saya berharap dengan adanya KM. Logistik Nusantara 5 yang singgah di Pelabuhan Galela, kedepannya diharapkan dapat menggerakan roda perekonomian masyarakat Gelela dan percepatan ekonomi nasional,” ujar Rushan.

Sebagai informasi, Kapal KM Logistik Nusantara 5 yang berukuran panjang LOA 129,58 M dan lebar 19,00 dengan bobot mati 11,184 T dan berkapasitas angkut kurang lebih 500 Teus merupakan kapal pelayaran perdana Tol Laut kode trayek T–10 di Pelabuhan Galela dengan rute yaitu Tanjung Perak–Tidore (Soasio)–Galela – Buli–Maba–Weda–Tanjung Perak. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved