Breaking News:

Kini, Pelajar yang Lanjutkan Studi di Luar Wilayah Meepago Difasilitasi Transportasi Laut

Mendukung pelajar dan mahasiswa yang melanjutkan studi di luar Wilayah Meepago Papua, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memberi transportasi laut.

Ditjen Perhubungan Laut-Kemenhub
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memberikan dukungan berupa transportasi laut. Kapal tersebut mengangkut 743 penumpang terdiri dari para pelajar/mahasiswa yang akan berangkat untuk melanjutkan studi ke luar wilayah Meepago. 

TRIBUNNEWS.COM – Dalam rangka mendukung para pelajar dan mahasiswa yang akan melanjutkan studi di luar Wilayah Meepago Papua, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memberikan dukungan berupa transportasi laut.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Wisnu Handoko mengatakan pihaknya menyediakan kapal laut perintis yang berangkat dari Nabire ke Jayapura.

“Alhamdulillah, kami bersama dengan Pemerintah Daerah Papua khususnya di Wilayah Meepago telah memberangkatkan KM Sabuk Nusantara 63 dan KM Sabuk Nusantara 64 yang dilepas langsung oleh Bupati Nabire dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar Wisnu, dikutip dari rilis yang diterima Tribunnews, Selasa (28/7/2020).

Baca: Kemenhub Gelar Peningkatan Kapasitas SDM Operator dan Teknisi Telekomunikasi Pelayaran

Kapal tersebut mengangkut 743 penumpang terdiri dari para pelajar/mahasiswa yang akan berangkat untuk melanjutkan studi ke luar Wilayah Meepago.

Wisnu menjelaskan dukungan yang diberikan oleh Kemenhub tersebut berawal dari surat permohonan Bupati Nabire selaku Ketua Asosiasi Bupati Meepago yang terdiri dari Bupati Nabire, Bupati Dogiyai, Bupati Paniai, Bupati Deiyai dan Bupati Intan Jaya.

Baca: Kemenhub Sedang Kaji Pengadaan Bus Physical Distancing Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru

Surat tersebutn ditujukan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut per tanggal 21 Juli 2020, yang memohon bantuan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura agar membantu memfasilitasi transportasi laut kepada para pelajar atau mahasiswa yang akan berangkat ke Nabire menuju Papua.

Setelah surat permohonan diterima, Wisnu mengatakan keesokan harinya pada 22 Juli 2020, Ditjen Perhubungan Laut bersama dengan Pemerintah Kabupaten di Wilayah Meepago langsung mengadakan rapat koordinasi virtual membahas surat permohonan tersebut.

Baca: Kemenhub Akan Siapkan Bus Physical Distancing di Tengah Adaptasi Kenormalan Baru

Pada kesempatan lain, Kepala Dinas Perhubungan Nabire Provinsi Papua, Alfius Douw, mengatakan setelah mendapat dukungan transportasi laut, pihaknya langsung mengirimkan surat kepada Walikota Jayapura berupa permohonan izin masuk ke Kota Jayapura yang ditandatangani langsung oleh Bupati Nabire, Isaias Douw.

“Adapun maksud dari surat permohonan kepada Walikota Jayapura tersebut agar Bapak Walikota dapat memberikan izin masuk bagi ketiga kapal yang akan mengangkut pelajar sN mahasiswa Wilayah Adat Meepago ke kota studi Jayapura,” ucap Alfius Douw.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Kemenhub kepada Pemerintah Kabupaten di Wilayah Meepago dalam memfasilitasi warganya yang akan melanjutkan studi.

Baca: Kemenhub Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Rute T-10 di Pelabuhan Galela

“Izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang disampaikan oleh bapak Bupati atas bantuan Bapak Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut serta seluruh jajaran di Kemenhub RI,” katanya.

Pada akhir kesempatan, Wisnu berharap semoga koordinasi yang terjalin dengan baik itu dapat terus ditingkatkan, sehingga apa yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved