Breaking News:

Terima Bantuan untuk Korban Banjir, Pemkab Pekalongan Sampaikan Apresiasi Kepada Kemensos

Kemensos telah menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di Kabupaten Pekalongan senilai total Rp. 252.764.600.

dok. Kemensos
Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama rombongan saat menyapa para pengungsi dan membagikan bantuan logistik seperti selimut, karpet, dan makanan untuk untuk balita. 

TRIBUNNEWS.COM - Bencana banjir yang melanda sebagian Provinsi Jawa Tengah belum ada tanda-tanda surut. Jajaran Kementerian Sosial bergerak menyusuri pantai utara Jawa Tengah untuk memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi.

Ada 4 titik pengungsi yang menjadi sasaran kunjungan di Kabupaten Pekalongan. Yakni Posko Pengungsi SD Muhammadiyah 01, Pencongan, Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa. Kemudian Dapur Umum Lapangan di Markas Koramil Wiradesa dan Posko Pengungsi GOR Hoegeng. Yang terakhir Posko Pengungsi Masjid Al Karomah.

Bersama rombongan, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyapa para pengungsi dan membagikan bantuan logistik seperti selimut, karpet, dan makanan untuk untuk balita.

"Ini selimutnya bu. Semoga air segera surut dan bisa kembali ke rumah," biaya Mensos di Posko Pengungsi SD Muhammadiyah 01, Pencongan, Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan (12/02).

Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyatakan apresiasi dan terima kasih atas bantuan dari Kemensos. Kemensos telah menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di Kabupaten Pekalongan senilai total Rp252.764.600.

Bantuan terdiri dari makanan siap saji 600 bungkus setiap hari, makanan anak 300 paket, selimut 300 lembar, matras 300 lembar, dan kasur 200 lembar, lalu Kids ware 50 potong.

Secara umum, penanganan bencana banjir di Kabupaten Pekalongan berjalan baik. "Penanganan dampak banjir berjalan baik di sini. Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Pekalongan," kata Risma.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kemensos. "Bantuan dari Kemensos sangat berarti bagi korban banjir. Untuk pasukan kebutuhan makan tersedia cukup," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Rachmawati.

Laporan resmi Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menyatakan, banjir melanda sejak Sabtu (06/02), yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. Tercatat sebanyak 4 kecamatan terendam banjir dengan sekitar 30 desa di dalamnya. Empat kecamatan tersebut adalah Kecamatan Siwalan, Kecamatan Wonokerto, Kecamatan Wiradesa, dan Kecamatan Tirto.

"Kabupaten Pekalongan, kondisi wilayah berupa dataran rendah dan saluran drainase kurang maksimal menampung debit air hujan yang besar. Belum lagi pada saat bersamaan air laut meningkat, sehingga menyebabkan banjir," kata Rachmawati.

Selain bantuan logistik Kemensos juga mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang bergerak sejak awal bencana bersama-sama dengan unsur-unsur penanganan dampak bencana lainnya. Tagana membantu mengevakuasi dan mendata korban.

Kemensos juga membuka layanan dukungan psikososial bagi penyintas bencana dan mendirikan dapur umum untuk melayani makanan siap saji. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved